Sebanyak 12 SPPG Berikan MBG di Pare

  • 03 Feb 2026 17:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Saat ini terdapat sebanyak 16 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri untuk memberikan makan bergizi gratis (MBG). Namun yang masih beroperasi masih 12 SPPG dan dua SPPG lainnya masih menunggu proses pencairan anggaran serta dua SPPG baru penempatan.

Hal itu disampaikan Rifqi Muhamad, Koordinator SPPG Kecamatan Pare, kabupaten Kediri, Selasa, 3 Februari 2026, saat menghadiri peresmian SPPG Gedangsewu 3, Kecamatan Pare. Sesuai kuota secara bertahap nantinya di wilayah Kecamatan Pare akan terdapat sekitar 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Untuk total penerima manfaat dari siswa sekolah saja sekitar 32 ribu, belum termasuk guru dan tenaga kependidikan. Sedangkan B3 (Balita, Ibu Hamil, Ibu Menyusui) sementara masih kita data, nanti pelaksanaannya segera kami konfirmasi ke Kepala SPPG masing-masing dapur yang ada di Kecamatan Pare,” ujarnya.

Sementara Kepala SPPG Gedangsewu 3, Choirul Fathoni mengatakan sesuai petunjuk teknis, diawal peresmian, SPPG tidak diperbolehkan memberikan menu diatas 1.500 porsi. Sehingga setelah diresmikan, SPPG Gedangsewu 3 memberikan menu MBG kepada sekitar 1.000 sasaran penerima manfaat.

“Kami optimis bisa menjangkau semua sasaran terutama di wilayah Pare, ini saja sudah tercatat kurang lebih sekitar 1.500 Pm (penerima Manfaat) yang akan kami laksanakan dibulan ini. Bisa jadi ini akan terus bertambah, mengingat B3 sendiri belum masuk ke kita, tapi akan kami masukan juga B3 di area Pare,” ucapnya.

Ia menambahkan keberadaan SPPG tidak hanya menyediakan menu MBG, namun juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia serta penyerapan tenaga kerja sebagai relawan. “Standar pekerja di SPPG yaitu 50 orang, tiga orang ditentukan Badan Gizi Nasional (BGN) sepetri kepala dapur, ahli gizi dan akuntan,” katanya.

Sedangkan 47 orang lainnya sebagai relawan yang mendukung beroperasinya SPPG, seperti tim memasak, packing, distribusi dan pencucian tempat makan. Keberadaan SPPG disetiap desa nantinya juga akan berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sesuai program Presiden Prabowo Subianto untuk menstabilkan harga pangan di Indonesia.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....