Peringatan Hari Film Nasional
- 29 Mar 2025 06:09 WIB
- Tual
KBRN, Tual: Setiap 30 Maret dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Perayaan ini untuk menghargai para pelaku film Indonesia dalam memajukan perfilman nasional. Penetapan tanggal tersebut merujuk pada Sejarah yang dimulai pada 30 Maret 1950, ketika Usmar Ismail memulai syuting film Darah dan Doa. Hari Film Darah dan Doa dianggap sebagai tonggak bersejarah karena merupakan film panjang pertama yang disutradarai dan diproduksi oleh orang Indonesia.
Dikutip dari berbagai sumber, Pada tahun 1962, insan perfilman mulai mengusulkan agar 30 Maret menjadi sebagai Hari Film Nasional. Namun, baru pada tahun 1999, Presiden BJ Habibie secara resmi menetapkannya melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 25 Tahun 1999. Keputusan ini menjadi wujud apresiasi terhadap kontribusi film sebagai bagian dari kebudayaan dan identitas bangsa.
Peringatan Hari Film Nasional yang ke-75 Tahun ini, Badan Perfilman Indonesia meluncurkan logo yang mencerminkan semangat kolaborasi dan persatuan dalam industri film Indonesia. Dengan mengusung tagline Sejuta Kisah Satu Indonesia, logo ini menggambarkan bahwa perfilman nasional adalah cita-cita bersama yang lahir dari kerja kolektif berbagai elemen masyarakat.
Dikutip dari laman resmi Badan Perfilman Indonesia, logo Hari Film Nasional tahun 2025 menampilkan visual futuristik dengan elemen wajah yang tersusun dari titik-titik, menggambarkan keberagaman individu yang berkontribusi dalam membangun industri film. Garis-garis dinamis yang mengiringi elemen tersebut melambangkan aliran cerita yang terus berkembang, menghubungkan sejarah, masa kini, dan masa depan perfilman Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....