Kenali Kesahatan 'Clingy' dan Cara Mengatasinya
- 26 Okt 2023 08:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: 'Clingy' artinya kemelekatan atau terlalu bergantung pada orang lain. Namun, siapa yang tahu jika ternyata sikap ini bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami gangguan kepribadian.
Gangguan kepribadian dependen (DPD), atau yang lebih dikenal sebagai clingy ini adalah suatu kondisi kesehatan mental. Salah satunya yang melibatkan kebutuhan berlebihan untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.
Biasanya, orang yang mengalami clingy akan melibatkan perasaan cemas dan takut. Seperti sangat bergantung pada orang terdekatnya untuk kebutuhan emosional atau fisiknya.
Ia juga meyakini bahwa ia tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Orang yang memiliki sikap ini mungkin mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan sehari-hari.
Lalu bagaimana cara mengatasi kondisi clingy? Dirangkum Halodoc, berikut cara mengatasi clingy dikehidupan sehari-hari, diantaranya:
1. Terimalah bahwa mungkin ada masalah
Hal penting yang harus anda lakukan adalah mengamati apakah anda memang clingy atau tidak. Jika anda selalu berusaha berkomunikasi atau bertemu dengan pasangan atau teman.
Tanpa lelah memantau aktivitasnya di media sosial, kemungkinan besar kamu memiliki sikap clingy. Menerima kenyataan ini dapat membantu anda mengambil langkah-langkah untuk mengubah perilaku.
Setelah itu, fokuslah untuk membangun hubungan yang sehat dengan pasangan atau teman. Jadi, hidup anda pin akan terasa lebih santai dari biasanya.
2. Bicaralah dengan pasangan atau teman tentang hal itu
Setelah menerima bahwa anda memiliki perilaku clingy, bicarakan dengan pasangan atau teman anda. Salah satunya tentang bagaimana tindakan anda memengaruhi perasaannya.
Cara ini dapat menempatkan segala sesuatunya dalam perspektif yang benar. Selain itu, cara ini juga dapat memberikan wawasan tentang perubahan yang perlu kamu lakukan untuk menjaga interaksi yang sehat.
Mungkin terasa menyakitkan jika mendengar upaya yang anda lakukan dalam hubungan atau pertemanan. Apalagi yang tampaknya membuat anda lebih dekat dengan pasangan atau teman, ternyata menjadi “bumerang”.
Namun, fokuslah pada fakta bahwa hubungan anda masih bisa bertahan. Dan diselamatkan dengan perubahan yang tepat.
3. Luangkan waktu untuk fokus pada diri sendiri
Cobalah meluangkan waktu untuk menemukan diri kamu sendiri. Misalnya dengan melakukan hobi atau kegiatan apapun yang sebelumnya kamu sukai.
Namun bukan berarti kamu harus menjauhi pasangan atau teman. Sebaliknya, jaga hubungan dan bertemulah pada waktu dan frekuensi yang kalian sepakati.
4. Habiskan lebih banyak waktu bersama teman lainnya
Saat sedang jatuh cinta, mudah bagi anda untuk memusatkan seluruh energi pada pasangan. Hal ini bisa berdampak tidak sehat bagi hubungan lain.
Selain itu, dapat juga membebani hubungan yang sudah anda bangun dengan teman-teman. Apalagi jauh sebelum hubungan percintaan mulai terjalin.
5. Dapatkan bantuan untuk mengelola kecemasan
Mengingat sifat clingy seringkali berasal dari rasa takut ditinggalkan atau digantikan. Namun, akan sangat membantu bagi hubungan dan kesejahteraan anda jika mendapatkan bantuan psikolog jika kamu sedang mengalami kecemasan.
Psikolog dapat membantu memahami mengapa anda menjadi begitu terikat pada orang lain. Dan ia dapat memberikan tip untuk mengelola keterikatan tersebut.
Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental. Sekaligus tetap dapat membantu memperkuat hubunganmu dengan pasangan atau teman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....