Pecel Makanan Khas Jawa yang Bersejarah

  • 09 Sep 2024 11:48 WIB
  •  Bengkalis


KBRN, Bengkalis: Pecel, atau sering disebut pecal, adalah makanan yang terdiri dari sayuran rebus seperti kacang panjang, kangkung, daun singkong/ ubi,dan taoge, yang disiram dengan kuah sambal kacang. Menurut laman Wikipedia, makanan ini merupakan penganan khas suku Jawa dan berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, atau Jawa Timur.

Setiap daerah mengembangkan variasi pecel dengan rasa dan kekhasan yang berbeda, seperti di Jawa Timur yang cenderung lebih pedas dan asin, sedangkan di Jawa Tengah rasanya lebih manis dan gurih. Pecel sudah ada sejak abad ke-9 Masehi dan sangat populer di Jawa Timur, Jawa Tengah, Ponorogo, Ngawi, Madiun, dan Yogyakarta. Makanan ini kaya akan gizi dan disukai di berbagai wilayah Indonesia.

Asal usul nama dan Sejarah Pecal

Kata pecel berasal dari bahasa Jawa yang berarti "tumbuk" atau dihancurkan dengan cara ditumbuk. Makanan ini pertama kali tercatat dalam Kakawin Ramayana pada era kerajaan Mataram Kuno di bawah pemerintahan Raja Rakai Watukura Dyah Balitung (898-930 M). Pecel juga disebut dalam beberapa prasasti penting seperti Prasasti Taji Ponorogo (901 M), Prasasti Siman dari Kediri (865 S/943 M), Babad Tanah Jawi (1647 M), dan Serat Centhini (1742 S/1814 M).

Di Ponorogo, sambal kacang yang digunakan dalam pecel juga menjadi bumbu utama Sate Ponorogo. Pecel kemudian menyebar ke luar Ponorogo, terutama saat masa Hindia Belanda, dibawa oleh Warok Ponorogo yang merantau ke berbagai wilayah di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Pecel memiliki banyak variasi, salah satunya adalah Pecel Madiun, yang menggunakan tambahan kunyit dalam bumbunya. Makanan ini memiliki tekstur yang mirip dengan gado-gado, tetapi berbeda dalam bahan dan campuran bumbunya. Pecel juga memiliki variasi lain, seperti Pecel Lele, meskipun tidak menggunakan sambal kacang.

Selain di Jawa dan Indonesia, pecel juga ditemukan di Malaysia, Filipina, Thailand, dan Suriname. Meski begitu, pecel di negara-negara tersebut memiliki cita rasa yang berbeda karena perbedaan jenis kacang yang digunakan.

Pecel tetap menjadi bagian penting dari kuliner tradisional Indonesia, dengan beragam variasi dan adaptasi di berbagai wilayah.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....