3I/ATLAS, Komet Antar Bintang Menarik Perhatian Astronom

  • 30 Okt 2025 20:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Komet 3I/ATLAS disebut sebagai komet antar bintang dan menimbulkan antusiasme bagi para astronom. Objek ini disebut unik karena berasal dari luar tata surya dan memiliki orbit yang tidak akan kembali ke Matahari.

Ketua Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) Muhammad Rezky menjelaskan, nama 3I/ATLAS mencerminkan asal-usulnya. Angka 3I menunjukkan komet ketiga yang berasal dari luar tata surya, sedangkan ATLAS merujuk pada sebuah program pengamatan di Universitas Hawaii.

Rezky mengatakan, komet ini pertama kali terdeteksi pada Juli 2025 saat masih berada di orbit Jupiter. Kecepatannya mencapai 61 kilometer per detik, lebih tinggi dibanding komet biasa, membuatnya menjadi sebuah fenomena langka dan menarik.

Selain kecepatannya, orbit komet ini bersifat hiperbolik sehingga tidak akan kembali setelah mendekati Matahari, berbeda dari komet biasa. "Sesuatu yang unik, karena akan sekali seumur hidup untuk ketemu objek ini dan tidak ada kesempatan lagi melihatnya lagi," ujarnya di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Muhammad Rayhan, Edukator Astronomi Planetarium dan Observatorium Jakarta, menegaskan bahwa 3I/ATLAS adalah komet, bukan asteroid. Komet ini memiliki koma, nukleus, dan ekor, serta orbit hiperbolik yang menunjukkan asal-usulnya dari luar tata surya.

Objek ini berbeda dari komet biasa karena tidak terikat gravitasi Matahari dan akan kembali ke jarak sangat jauh setelah perihelion. "3I/ATLAS adalah komet interstellar yang bukan keluarga Matahari dan memiliki orbit hiperbolik sangat jauh dari tata surya," katanya kepada RRI.co.id di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Rayhan menambahkan, komposisi kimia komet mirip komet biasa, terdiri dari es kotor, gas, dan debu. Karakteristik ini membuat 3I/ATLAS menarik untuk penelitian karena mungkin mengandung unsur unik yang belum pernah ditemukan.

Komet antarbintang ini disebut ‘once in a lifetime event’ atau kesempatan sekali seumur hidup bagi para astronom. Pengamatan 3I/ATLAS sendiri dinilai memberi wawasan baru tentang benda luar tata surya dan memperkaya ilmu astronomi modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....