Kemlu Pulangkan Jenazah WNI Korban Kebakaran Hong Kong
- 22 Des 2025 12:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai memulangkan jenazah sembilan warga negara Indonesia (WNI) dari Hong Kong sejak Minggu (21/12/2025). Mereka merupakan korban kebakaran di kompleks pemukiman Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025.
Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan Direktorat Pelindungan WNI memfasilitasi pemulangan sembilan jenazah tersebut. "Delapan jenazah dipulangkan dengan pembiayaan penuh melalui anggaran Kemlu," ujarnya, Senin (22/12/2025).
Sedangkan satu jenazah lagi atas nama almarhumah N dibiayai langsung oleh pihak majikan. Menurut Yvonne, jasadnya telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
"Selanjutnya jenazah N diserahterimakan kepada pihak keluarga di Indramayu, Jawa Barat," ujarnya. Sementara itu, delapan jenazah WNI lainnya dijadwalkan tiba di Indonesia secara bertahap pada 23–25 Desember 2025.
Satu jasad asal Jawa Barat dan tiga jenazah dari Jawa Tengah akan dipulangkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sedangkan lima jenazah asal Jawa Timur akan dipulangkan melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Secara khusus Yvonne mengimbau keluarga korban serta masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi informasi yang tidak akurat. Termasuk penawaran-penawaran yang berasal dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurut dia, Kemlu akan senantiasa berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong. "Tujuannya untuk memastikan seluruh proses penyelesaian hak-hak korban dapat berlangsung secara tepat dan bermartabat," ujarnya.
Yvonne menambahkan dalam pengurusan kepulangan jenazah ini Kemlu selalu berorientasi pada kepentingan para korban serta keluarga. Para korban meninggal kebanyakan merupakan WNI yang menjadi pekerja migran sektor domestik.
Menurut estimasi pihak Kemlu, dari 140 WNI yang tinggal di area kebakaran tersebut, 130 orang telah dikonfirmasi selamat. Kemudian sembilan orang meninggal dunia, serta satu orang hingga saat ini belum terkonfirmasi keberadaan dan kondisinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....