Sejarah Hari Hutan Hujan Sedunia, Diperingati 22 Juni

  • 21 Jun 2025 10:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Hari Hutan Hujan Sedunia atau World Rainforest Day diperingati setiap tanggal 22 Juni di berbagai belahan dunia. Perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya hutan hujan, sekaligus menyoroti keragaman hayati di dalamnya.

Masyarakat diajak untuk lebih memahami peran vital hutan hujan dan bergabung dalam berbagai upaya pelestarian demi keberlangsungan generasi mendatang. Deforestasi dan perubahan iklim yang terus meningkat telah menyebabkan penyusutan hutan hujan secara drastis.

Akibatnya, banyak spesies flora dan fauna yang hidup di dalamnya ikut terancam punah. Hari Hutan Hujan Sedunia didirikan sebagai pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap ekosistem hutan hujan.

Melansir dari National Today, Hari Hutan Hujan Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2017 atas inisiatif organisasi Rainforest Partnership. Sejak awal, tujuan utamanya adalah menginspirasi masyarakat global agar turut ambil bagian dalam aksi nyata untuk melindungi hutan hujan.

Hutan hujan memainkan peran besar dalam menjaga keanekaragaman hayati dan mengatur iklim bumi. Hutan ini juga mendukung kehidupan serta mata pencaharian manusia di berbagai belahan dunia.

Edukasi publik menjadi aspek penting dalam perayaan ini. Masyarakat diajak untuk memahami mengapa hutan hujan begitu penting bagi kelangsungan hidup di bumi.

Hutan hujan adalah ekosistem yang kaya kelembaban, dengan kanopi pohon yang rapat dan saling terhubung. Tidak seperti hutan lainnya, kebakaran hutan secara alami tidak terjadi di hutan hujan.

Hutan hujan dihuni oleh berbagai jenis flora, jamur, epifit, liana, dan pohon besar. Sebagian besar spesies hewan dan tumbuhan di dunia, termasuk mamalia, reptil, burung, invertebrata, dan amfibi, dapat ditemukan di hutan hujan.

Hutan hujan menyediakan berbagai manfaat penting bagi kehidupan manusia. Mereka menjadi sumber air tawar utama, menyerap karbon dioksida dari atmosfer, serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Hutan hujan juga menjadi sumber berbagai bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan industri. Produk seperti kayu, bahan makanan, obat-obatan, hasil hewani, dan sektor pariwisata merupakan manfaat ekonomi yang ditawarkan oleh hutan hujan.

Melalui peringatan Hari Hutan Hujan Sedunia, diharapkan semakin banyak pihak yang sadar akan pentingnya hutan hujan. Kesadaran ini diharapkan mendorong tindakan nyata untuk menjaga kelestarian hutan demi masa depan bumi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....