Jumlah Mahasiswa Indonesia di Al Azhar Terus Bertambah

  • 06 Feb 2023 22:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Surabaya: Jumlah mahasiswa asal Indonesia di Universitas Al Azhar Mesir terus bertambah. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan hingga 2023 diperkirakan jumlah pelajar Indonesia di sana mencapai 10 ribu orang.

"Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap pemberian beasiswa oleh Al Azhar kepada putra dan putri Indonesia," kata Wapres saat menerima Wakil Imam Besar Azhar, Muhammad Abdur-Rahman Muhammad Ad-Duwini, di sela-sela Muktamar Internasional Fikih Peradaban Pertama, Senin (6/2/2023) di Surabaya, Jawa Timur.

"Setiap tahun kelihatannya pelajar Indonesia jumlahnya semakin bertambah. Tahun ini lebih dari 170 mahasiswa Indonesia mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Al Azhar," ucapnya.

Wapres memastikan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama terus memperbaiki tata kelola dan pengiriman pelajar mahasiswa di Mesir. Terutama, memastikan para pelajar mendapatkan hak didik dan dilindungi.

"Memastikan mereka berhak untuk dididik dan mendapatkan perlindungan dan memenuhi kemampuan akademis, akhlak, kesehatan dan kematangan emosional," ujar Wapres.

Indonesia juga bersedia menerima kehadirian pelajar Mesir, yang ingin melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan. Wapres mengungkapkan, Indonesia memiliki berbagai universitas memadai dan terkemuka dengan berbagai jurusan andalan.

“Indonesia juga memberikan tawaran kalau ada mahasiswa Mesir yang akan belajar di Indonesia. Indonesia kan ada Universitas Islam Internasional Indonesia, yang menerima mahasiswa asing termasuk dari Mesir,” kata Wapres.

“Indonesia juga mempunyai Universitas Terbuka terkemuka dan universitas-universitas lain yang juga menerima mahasiswa asing di program internasional seperti bidang kedokteran, IT, hingga bio teknologi,” Wapres, menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Imam Besar Azhar, Muhammad Abdur-Rahman Muhammad Ad-Duwini, mendukung upaya peningkatan manajemen penerimaan mahasiswa untuk berkuliah di Universitas Al Azhar. Serta, berharap proses yang ada berjalan lancar tidak menghambat hak-hak para calon pelajar.

“Saya sering berbicara dengan Dubes Mesir di Indonesia, mengenai perlunya proses-proses yang terjadi dalam pengiriman mahasiswa Indonesia. Dan, dipastikan kiranya tidak ada hambatan-hambatan yang dihadapi di dalam proses keberangkatan mereka ke Mesir,” kata Abdur-Rahman.

Al Azhar juga memuji pencapaian nilai akademisi serta perilaku pelajar Indonesia yang baik. Serta, menjunjung tinggi penghormatan kepada para pengajar.

“Kami sampaikan pelajar Indonesia di sana mencapai nilai-nilai yang tinggi dan kepribadian yang baik dan penghormatan kepada guru yang sangat tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa Indonesia berada di hati yang khusus para profesor dan pengajar di Al Azhar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....