Besok Tayang di Bioskop, Intip Sinopsis 'Budi Pekerti'

  • 01 Nov 2023 07:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Film drama keluarga berjudul “Budi Pekerti” akan tayang di bioskop pada 2 November 2023 besok. "Budi Pekerti" di sutradarai oleh karya Wregas Bhanuteja, yang menghadirkan premis seputar dedikasi seorang guru dan masalahnya.

Film ini dibintangi oleh deretan bintang Tanah Air, yakni Sha Ine Febriyanti, Angga Yunanda, Prilly Latuconsina. Serta ada juga akting dari Dwi Sasono, Omar Esteghlal, Ari Lesmana, dan lainnya.

Film “Budi Pekerti” bahkan telah diputar di festival film luar negeri, seperti Toronto International Film Festival (TIFF) 2023. Lalu SXSW Sydney 2023 Screen Festival, dan menjadi pembuka di Jakarta Film Week 2023.

Sinopsis film ini, menceritakan tentang kisah Bu Prani (Sha Ine Febriyanti) yang merupakan seorang guru BK teladan. Dalam verita ia sedang dicalonkan menjadi wakil kepala sekolah karena kinerja bagusnya.

Bu Prani sendiri memiliki seorang anak perempuan bernama Tita (Prilly Latuconsina) yang merupakan seorang musisi band indie. Sekaligus juga mempunyai bisnis jualan baju.

Selain anak perempuan, Bu Prani punya anak laki-laki bernama Muklas (Angga Yunanda). Muklas sendiri merupakan seorang influencer healing di media sosial.

Suami Bu Prani yakni Pak Didit (Dwi Sasono) adalah pengangguran karena usahanya terdampak pandemi. Pak Didit juga tengah sakit bipolar dan sedang dalam masa pengobatan.

Konflik mulai timbul ketika Bu Prani hendak membelikan kue puthu untuk Pak Didit yang mana itu adalah makanan kesukaannya. Namun, saat di tukang puthu, ada seorang bapak yang menyerobot antrian hingga memantik emosi Bu Prani.

Momen ketika Bu Prani menegur bapak-bapak yang menyerobot antrian itu direkam oleh orang-orang di sana kemudian diviralkan. Gara-gara videonya viral, Bu Prani dinilai kurang cocok jadi guru BK karena kedapatan marah-marah saat berada di publik.

Tidak sampai di situ, kesalahan Bu Prani di masa lalu pun dicari-cari oleh netizen media sosial. Hingga hilang sudah citra baik dirinya sebagai guru.

Bu Prani terancam dikeluarkan dari sekolah, dan kehilangan pekerjaannya sebagai guru BK. Hal itu disebabkan satu video viral dirinya yang bahkan tidak menunjukkan semua kejadian sebenarnya.

Cerita tersebut seperti sama persis seperti kondisi yang ada di masyarakat Indonesia saat ini. Di mana orang-orang suka merekam kejadian di sekitar dan memviralkannya di media sosial.

Orang yang merekam hanya ingin dapat views, likes, engagements, dan lain-lain tanpa peduli dampaknya untuk orang di dalamnya. Hal-hal yang sangat dekat dengan kehidupan saat ini itulah yang membuat film Budi Pekerti menarik untuk ditonton.

Sekaligus juga untuk memberikan refleksi bagi kita sebagai orang yang hidup di zaman serba digital sekarang ini. Film Budi Pekerti produksi Rekata Studio, Kaninga Pictures, bekerja sama dengan Masih Belajar, KG Media, Hwallywood, dan Momo Films.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....