Tarian Gending Sriwijaya Warisan Budaya Palembang Bersejarah

  • 10 Jan 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Tarian Gending Sriwijaya merupakan tari tradisional asal Palembang yang merepresentasikan kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada masa lampau. Tarian ini dikenal sebagai tari penyambutan resmi bagi tamu kehormatan yang datang ke Sumatera Selatan.

Sejarah tarian Gending Sriwijaya berawal pada masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1940-an di Palembang. Tarian ini diciptakan sebagai bagian dari kebutuhan seremoni penyambutan tamu penting pemerintahan kala itu.

Pertunjukan perdana tarian Gending Sriwijaya berlangsung pada awal Agustus 1945 di kawasan Masjid Agung Palembang. Sejak penampilan awal tersebut, tarian ini langsung digunakan dalam berbagai agenda kenegaraan dan kegiatan resmi daerah.

Makna tarian Gending Sriwijaya mencerminkan penghormatan mendalam kepada tamu serta nilai kesopanan masyarakat Palembang. Setiap gerakan tari melambangkan ketulusan, keseimbangan, dan keharmonisan dalam hubungan antarmanusia serta dengan Tuhan.

Selain itu, tarian ini juga mengandung pesan keterbukaan dan keramahan sebagai karakter utama masyarakat Sumatera Selatan. Makna tersebut diperkuat melalui ekspresi lembut penari serta gerak yang teratur dan penuh keanggunan.

Tarian Gending Sriwijaya biasanya ditampilkan dalam acara penyambutan pejabat negara atau tamu asing penting. Selain itu, tarian ini juga sering dipentaskan dalam festival budaya dan perayaan adat berskala besar.

Hingga kini, Gending Sriwijaya tetap dilestarikan sebagai simbol identitas budaya Palembang yang bernilai historis tinggi. Keberadaannya menjadi bagian penting dari upaya menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal lintas generasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....