Penuh Obsesi, Inilah Makna Dibalik Lagu 'Hysteria' Muse

  • 17 Sep 2025 13:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Muse, merupakan salah satu grup band rock legendaris asal Inggris yang akan tampil di Jakarta, Jumat (19/9/2025). Kedatangan Muse di Indonesia tentunya disambut baik oleh para penggemar.

Pelantun 'Hysteria' tersebut pernah menyambangi Indonesia delapan belas tahun silam, tepatnya 17 Februari 2007. Muse pun kembali akan menghibur para penggemarnya di Jakarta nanti.

Bukan Muse namanya jika tidak memiliki lagu yang melekat di hati penggemar. Ada sejumlah lagu yang sangat populer, namun lagu terbaiknya jatuh kepada 'Hysteria'.

Bisa dikatakan, Muse terkenal sejak lagu tersebut diputar di televisi hingga radio. Dibalik populernya lagu tersebut ternyata ada banyak arti dan makna di dalamnya.

Lantas apa makna dari lagu 'Hysteria' yang membuat nama Muse melambung tinggi di kancah permusikan hollywood? Melansir berbagai sumber, berikut makna lagu 'Hysteria'.

1. Keinginan yang Kuat

Lirik lagu seperti It's bugging me, Grating me, dan Because I want it now menunjukkan adanya keinginan yang kuat. Bahkan, mendesak terhadap sesuatu yang tidak bisa didapatkan.

Interpretasi ini bisa merujuk pada berbagai hal, seperti cinta yang bertepuk sebelah tangan. Obsesi terhadap pencapaian tertentu, atau keinginan untuk perubahan drastis.

2. Kegelisahan dan Frustasi

Lagu ini memiliki tempo yang cepat dan intens, menggambarkan suasana hati yang gelisah, frustrasi, dan tidak sabaran. Lirik seperti Yeah I'm endlessly caving in bisa diartikan sebagai perasaan tertekan dan tidak bisa mengendalikan diri.

3. Keterikatan dan Ketergantungan

Holding me dan To be endlessly cold within bisa bermakna adanya keterikatan atau ketergantungan terhadap sesuatu atau seseorang. Ini bisa berupa ketergantungan emosional, ketergantungan pada zat tertentu, atau keterikatan yang merugikan diri sendiri.

4. Penolakan Realitas

Lirik And dreaming I'm alive dan But I'm not bisa ditafsirkan sebagai penolakan kenyataan atau pelarian dari masalah. Bisa jadi sang karakter dalam lagu hidup dalam khayalan atau harapan yang tidak sesuai dengan realita.

5. Kritik Sosial

Beberapa pendengar memaknai 'Hysteria' sebagai kritik sosial terhadap masyarakat modern yang penuh dengan keinginan dan konsumerisme. Keinginan untuk "memiliki semuanya sekarang" dan ketidaksabaran yang digambarkan dalam lagu bisa dilihat sebagai kritik terhadap budaya instan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....