Mengenal Tanjidor, Seni Musik Betawi yang Melegenda
- 20 Jun 2025 08:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Tanjidor merupakan kesenian musik tradisional khas Betawi yang berbentuk orkes yang dimainkan secara berkelompok. Konon, kesenian ini dipengaruhi oleh musik Eropa, khususnya dalam pemakaian alat musik tiup.
Tanji memiliki arti menabuh, lalu karena yang ditabuh adalah tambur yang kemudian berbunyi dor-dor-dor, hingga kemudian menjadi tanjidor. Untuk mengetahui lebih jauh, berikut asal-usul Tanjidor:
1. Memiliki Perbedaan Asal-Usul
Meski asal usulnya belum jelas, mengutip situs Direktorat Jenderal Kebudayaan, tanjidor lahir dari persepsi budaya berbeda. Sebagian menyebutkan bahwa kesenian ini diadaptasi dari seni Belanda, namun ada juga berasal dari Portugis.
Sejarah Portugis mengungkapkan bahwa tanjidor masuk ke Indonesia pertama kali di Batavia (Jakarta). Hingga kemudian Belanda datang, tanjidor digunakan sebagai alat hiburan dalam acara pawai militer dan upacara keagamaan.
2. Jasa Besar Mayor Jantje untuk Pribumi
Sementara itu, sejarah versi Belanda mengatakan bahwa tanjidor dibawa oleh keturunan Belanda kaya yang tinggal di Indonesia. Menurut, Dinas Kebudayaan Jakarta, tokoh Belanda yang memperkenalkan tanjidor adalah Augustjin Michiels (Mayor Jantje) yang tinggal di Citeureup.
Mayor Jantje yang saat itu memiliki banyak aset dan tanah di Indonesia ini banyak sekali membawa peralatan musik khas Eropa ke kediamannya. Uniknya, Mayor Jantje saat itu juga mempekerjakan sebagian pribumi sebagai pembantu rumahnya.
Siapa sangka, kebaikan hati Mayor Jantje para pribumi ini diajari bermain musik olehnya. Hingga kemudian, para pribumi ini semakin mahir bermain alat musik khas Eropa.
3. Musik Eropa Hingga Menjadi Kesenian Betawi
Dengan adanya kebijakan penghapusan perbudakan di tahun 1860, para pribumi yang bekerja di kediamannya Mayor Jantje memilih untuk meninggalkannya. Sebagian dari mereka ada menyebar ke Jakarta, Depok, Cibinong, Citeureup, Jonggol, Parung, Bogor, Bekasi dan Tangerang.'
Mereka yang dahulunya mahir bermain musik akhirnya membentuk grup musik yang dinamakan Tanjidor. Tentunya musik yang mereka mainkan tidak jauh-jauh dari gaya bermusik khas Belanda dan logat Betawi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....