Menggapai Keindahan di Ketinggian Taman Love, Ternate

  • 27 Agt 2023 23:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Ternate: Jalan tanah yang menanjak rasanya seperti tiada akhir. Peluh keringat mengucur dan suara semangat menjadi kesatuan yang saling mengikat. Usaha untuk menggapai keindahan di ketinggian menjadi tantangan yang sangat menantang.

Secuil kisah tualang di 'Bumi Rempah', Ternate, Maluku Utara. Tujuan para pendaki untuk mencapai dataran rata di lereng Gunung Gamalama memiliki daya tarik tersendiri. Jalur menanjak seperti tiada habis namun diselimuti oleh keindahan alam yang sangat luar biasa indahnya.

Kebun pala, cengkeh, durian, dan pohon besar lainnya menjadi pendamping selama perjalanan. Sesekali suara merdu dari burung liar menjadi alunan simponi di tengah alam terbuka. Langkah demi langkah meski pelan tapi pasti perlahan membawa diri terus menuju ketinggian.

Mulai dari medan tanah, jembatan, hingga tangga bambu menjadi jalur perjalanan yang harus dilalui. Sapa ramah antar pendaki menjadi “asupan energi” yang memberi kekuatan tersendiri untuk menggapai tujuan.

Akhir perjuangan dalam menjejak ketinggian ketika gerbang bambu yang melintang berada di depan mata. Titik itu menjadi pertanda bawa para pendaki telah sampai di tujuan. Sebuah taman asri nan apik serta beberapa rumah kayu yang berwarna–warni menjadi pemandangan yang tersaji.

Jalur pendakian menuju lokasi taman.

Dari taman ini, pemandangan indahnya Maluku Utara akan terlihat dengan jelas ketika cuaca cerah. Kota Ternate, Pulau Maitara, Tidore, Halmahera serta luasnya laut biru menjadi tangkapan mata yang sangat indah tiada tara.

Taman yang berada di ketinggian ini dikenal dengan naman "Taman Love". Salah satu lokasi wisata yang berada di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, Pulau Ternate. Lokasi ini berada di lereng Gunung Gamalama yang memiliki ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan laut.

Nain, salah satu pengelola di Taman Love mengatakan bahwa lokasi ini menjadi salah satu tujuan wisata di Pulau Ternate. Tingkat wisatawan cukup baik yang datang berkunjung. “Perkembangan wisata disini berjalan lancar, pengunjung yang datang juga lumayan dan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan,” ujarnya.

Perkembangan Taman Love Dari Masa Ke Masa

Lokasi wisata tidak terlepas dari kisah yang melingkupinya. Begitu juga dengan Taman Love yang memiliki latar belakang cerita hingga sampai dikenal oleh para wisatawan. “Dahulu di sini kebun pala kemudian KPH Ternate - Tidore (Kesatuan Pemangku Hutan) melihat terdapat potensi yang dapat dikembangkan dan mengajak orang tua (pemilik kebun) untuk dijadikan lokasi wisata,” ucap Nain.

Waktu yang terus berjalan makin membuat Taman Love dikenal oleh para pencinta keindahan di alam terbuka. Tidak butuh waktu yang lama, taman yang berada di ketinggian ini menjadi incaran para wisatawan. “Dari 2019 akhir awal Taman Love bermula, kita mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung karena berkat mereka lokasi ini kemudian dikenal hingga kini,” ujar Nain.

Salah satu spot foto terbaik di Taman Love. Untuk mengabadikan momen di spot ini di kala ramai, pengunjung mesti rela antre 10-15 menit.

Respon Pengunjung

Taman Love tidak hanya memiliki daya tarik keindahan yang luar biasa namun butuh usaha untuk menggapainya. Sri Haryati salah satu pengunjung menyampaikan kesannya, “Pemandangannya sangat luar biasa, saya bisa melihat Kota Ternate dari atas. “Meski jalur pendakian cukup menanjak namun karena berjalan bersama kami dapat menikmati perjalanan,” ujar Sri.

Perjalanan di alam terbuka memiliki sisi yang menantang. Begitu juga untuk menggapai keindahan Taman Love yang berada di lereng gunung. “Cukup menguras energi fisik namun semua itu akan terbayarkan ketika sampai di atas karena pemandangannya yang indah,” ujarnya.

Pesan dan Harapan

Kelestarian alam yang memberikan keindahan membutuhkan perhatian dan tindakan nyata untuk menjaganya. Begitu juga dengan Taman Love sebagai lokasi wisata alam terbuka, Sri Haryati menyampaikan pesannya. “Di beberapa tempat kita melihat tumpukan sampah, kesadaran wisatawan sangat dibutuhkan untuk membawa kembali sampahnya,” ucap Sri.

Sri juga memiliki harapan agar lokasi wisata Taman Love semakin dikenal oleh masyarakat. “Ini lokasi wisata lokal kita, mari mencintai dan sering berkunjung karena tempat ini memiliki potensi untuk dikembangkan,”pungkasnya.

Bagi pengelola wisata seperti Nain, harapan juga digantungkan agar Taman Love diberi perhatian oleh pemerintah. “Semoga pemerintah berkenan memberi bantuan seperti gazebo ,pembangunan fasilitas MCK, serta fasilitas pencahayaan agar memberi kenyamanan bagi wisatawan yang datang,” harap Nain.

Taman Love yang berada di ketinggian tidak hanya menawarkan keindahan namun juga berkisah tentang usaha untuk menggapainya. Peran serta wisatawan untuk bijaksana dalam menjaga kebersihan serta perhatian pemerintah untuk ikut serta mengembangakannya.

Inilah Taman Love, taman indah yang berada di ketinggian lereng Gunung Gamalama.


Oleh: Mario Panggabean

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....