Jembatan Cisaat Ambruk, Akses Lima Desa di Pandeglang Terputus
- 01 Feb 2026 09:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Akses transportasi warga di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, lumpuh total menyusul ambruknya jembatan penghubung di ruas jalan Pari–Karoya, Sabtu, 31 Januari 2026). Peristiwa yang terjadi di Kampung Cisaat, Desa Sinarjaya tersebut memutus jalur utama menuju pusat ekonomi, kesehatan, hingga layanan administrasi warga sekitar.
Jembatan sepanjang 8 meter dengan lebar 5,5 meter ini dilaporkan ambruk pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi dinding dan fondasi bangunan yang sudah keropos sejak lama, diperparah dengan tingginya intensitas hujan beberapa hari ini, diduga menjadi penyebab utama runtuhnya struktur jembatan.
Baca juga: Anggaran Pemeliharaan Jembatan di Pandeglang Hanya Rp400 Juta
Kasi Pembangunan Kecamatan Mandalawangi, Iriyadi menjelaskan, tanda-tanda kerusakan pada pondasi jembatan sebenarnya sudah teridentifikasi sejak dua tahun terakhir. Laporan warga mengenai kondisi pondasi yang menggantung sebelumnya sudah sempat diverifikasi oleh pihak kecamatan, namun jembatan tersebut akhirnya roboh sebelum sempat diperbaiki.
“Fondasinya memang sudah rusak parah dan sempat menggantung. Ditambah beban air dari hujan yang sering turun belakangan ini, sehingga jembatan tidak kuat lagi menahan beban,” ujar Iriyadi, Minggu 1 Februari 2026.
Akibat kejadian ini, mobilitas warga di lima desa yakni Desa Pari, Panjangjaya, Sinarjaya, Cikumbueun, dan Ramea terdampak secara signifikan. Kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Meski terdapat jalur alternatif melalui wilayah Karoya, tetapi jarak tempuhnya dinilai cukup jauh karena harus memutar.
Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Atap Sebuah Rumah di Mandalawangi Ambruk
Menurut Iriyadi, jembatan ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat untuk menjangkau fasilitas publik seperti Puskesmas dan pasar. Ia pun menilai ambruknya jembatan dipastikan menghambat aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah Mandalawangi bagian barat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak pemerintah kecamatan berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang segera melakukan penanganan darurat atau pembangunan kembali struktur jembatan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal secepatnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....