Raden Ayu, Raden Ajeng Gelar Wanita Ningrat Jawa

  • 02 Jul 2025 19:57 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Dalam tradisi Jawa, wanita dari kalangan bangsawan juga mendapat pengakuan tersendiri melalui gelar “Raden Ayu” dan “Raden Ajeng”. Gelar ini tidak hanya melambangkan status sosial, namun juga menjadi warisan budaya yang penuh makna.

Menurut Mbak Tri, gelar "Raden Ajeng" diberikan kepada perempuan bangsawan yang belum menikah, sedangkan "Raden Ayu" untuk yang telah menikah. “Ini bukan sekadar sebutan, tetapi bagian dari identitas budaya yang membedakan posisi seorang perempuan dalam struktur sosial tradisional,” jelasnya dalam acara Begaya di Pro4 RRI Sungailiat, Rabu (2/7/2025).

Sementara Gusti, warga keturunan Jawa menambahkan, di lingkungan keluarga besarnya, gelar Raden Ayu masih sangat dihormati. “Nenek saya adalah Raden Ayu, dan beliau dikenal sebagai sosok yang sangat menjunjung adat. Kami diajarkan untuk menghargai leluhur dan tidak sembarangan menyebut gelar itu,” tutur Gusti.

Selain menunjukkan status keluarga, gelar ini juga erat kaitannya dengan tata krama, cara berpakaian, hingga cara berbicara. Seorang Raden Ayu atau Raden Ajeng biasanya dibesarkan dengan pendidikan adat yang kuat dan berperan penting dalam menjaga nilai-nilai kejawaan dalam keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....