KAI Beli 54 Lokomotif Baru dari Amerika
- 15 Apr 2025 17:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia melakukan investasi strategis,untuk mendukung logistik energi nasional. Investasi itu menjadi upaya penting untuk memenuhi kebutuhan vital masyarakat.
Terbaru, KAI memesan 54 lokomotif CC 205 dari Amerika dengan nilai mencapai USD 222,5 juta. Nilai investasi sekitar Rp3,56 triliun untuk melayani angkutan batu bara di Sumatera Selatan dan Lampung.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan sebagian batu bara mendukung ketahanan energi nasional Jawa dan Bali. “ Batu bara yang diangkut KAI untuk bahan bakar PLTU, menerangi rumah, kantor, industri menengah, kecil di Jawa, Bali," kata Anne Purba, Selasa (15/4/2025).
Inilah investasi terbaik untuk masyarakat. "Inilah esensi investasi kami: menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Batch pertama sebanyak 12 unit sedang dikirim ke Indonesia. Operasi dijadwalkan mulai awal Juli 2025, setelah uji coba menyeluruh.
"Sebelum dioperasikan, seluruh lokomotif akan menjalani serangkaian uji coba menyeluruh. Untuk memastikan performa optimal dan aspek keselamatan maksimal di lapangan,"lanjutnya
Sepanjang Maret 2025, KAI angkut 4.446.255 ton batu bara dengan kenaikan 5,28 persen, dibandingkan Maret 2024. Selama Januari-Maret, total angkutan mencapai 13.299.409 ton yang tumbuh 7,58 persen, dibandingkan tahun lalu.
Angkutan batu bara mencerminkan kinerja logistik yang kuat. “Dalam tiga bulan pertama tahun ini saja, kami sudah mengangkut 13,29 juta ton batu bara,"ujar Anne Purba.
"Ini bukan sekadar angka. Tapi, bukti kereta api tetap menjadi moda logistik yang efisien, andal, dan esensial dalam menjaga pasokan bahan energi,” ucap Anne Purba.
Anne ungkap peran KAI kian relevan di era digital. “Kebijakan Work From Anywhere (WFA), perkuliahan, pertumbuhan UMKM digital di berbagai perusahaan meningkatkan ketergantungan masyarakat terhadap listrik dan internet," tambah Anne.
" Di sinilah keandalan KAI dalam distribusi batu bara memainkan peran sentral yang jarang terlihat, namun sangat krusial. Ke depan, dengan penguatan sarana dan strategi operasional yang matang, KAI akan terus menjadi pilar penting," ucapnya.
"Dalam menjaga pasokan energi nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi. Sekaligus, menjawab kebutuhan masyarakat modern yang semakin bergantung pada infrastruktur yang andal,”ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....