PLN Bangun Energi Hijau dengan Enam Perusahaan Perintis

  • 08 Nov 2024 18:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: PT PLN resmi menjalin kerja sama dengan enam perusahaan perintis melalui penandatanganan sepuluh Memorandum of Understanding (MoU). MoU yang ditandatangani tersebut berisi dukungan pada pengembangan ekosistem energi hijau di Indonesia.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari program "Connext Powered by PLN," yang diluncurkan pada 2023. Tujuan program ini yakni memperkuat inovasi serta teknologi ramah lingkungan di sektor energi.

Enam perusahaan perintis tersebut bergabung dalam tahap pertama kolaborasi tahun 2024 ini. Mereka adalah Daya Green, Smartcool, Technogis, BETA-UAS, HIGO, dan Maka Motors.

“Kami ingin PLN menjadi pusat ekosistem startup energi di Indonesia. Kolaborasi ini bukan hanya untuk PLN, namun juga untuk mendorong pertumbuhan bisnis, pasar, dan peluang baru bagi seluruh mitra,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Jumat (8/11/2024).

“Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem yang kaya akan inovasi dan kolaborasi, menciptakan peluang besar bagi pertumbuhan startup di sektor energi yang ramah lingkungan. Ini merupakan komitmen nyata PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tambah Darmawan.

Darmawan menambahkan perusahaan perintis sektor energi memiliki potensi besar dan calon penopang ekosistem energi Indonesia masa depan. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PLN terus membuka diri untuk bekerja sama dalam berbagai pengembangan bisnis.

Melalui kolaborasi, Daya Green dan Smartcool akan berfokus menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan AC pintar. Technogis dan BETA-UAS akan mendukung inspeksi dan monitoring aset energi menggunakan teknologi terbaru seperti drone dan kecerdasan buatan.

HIGO akan terlibat dalam pengembangan layanan Wifi Advertising. Sementara, Maka Motors akan fokus pada penyediaan fast charging untuk kendaraan listrik roda dua.

“Kami berharap di kuartal pertama 2025, ada proyek konkret yang bisa dieksekusi sebagai hasil dari MoU ini. Ini bukan sekadar kerja sama, tetapi sebuah perjalanan panjang untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi industri energi di Indonesia,” kata Hartanto Wibowo, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN.

“Diharapkan untuk para startup yang akan bekerja sama dengan ekosistem PLN dapat mengeksplorasi lebih lanjut potensi-potensi bisnis lainnya, serta melanjutkan kolaborasi sampai dengan tahapan komersialisasi bersama PLN Group,” ujar Hartanto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....