Tudung Saji Hias Asal Bengkalis Banyak Diminati Masyarakat
- 02 Feb 2024 14:15 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Tudung saji merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang terbuat dari rotan, anyaman pandan dan plastik yang berfungsi untuk menutup makanan siap saji untuk agar terhindar dari lalat debu dan lain sebagainya.
Hal ini dikatakan Aditia seorang pengrajin tudung saji hias yang ditemui di kediamannya Jalan Pramuka Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Riau Jum'at (2/2/2024).
Lebih lanjut dikatakannya untuk harga yang di jual bervariasi, salah satu contoh adalah tudung saji plastik dijual dengan harga berkisar Rp20.000 - Rp30.000 untuk ukuran besar sebelum dihias namun apabila diolah dengan menambah hiasannya dengan pota yang dianyam maka nilai harganya lebih tinggi.

Menurut Aditia pengrajin tudung saji hias ini awalnya tertarik untuk membuat tudung saji hias bermula ketika melihat tayangan video di salah satu chanel youtube, ia tertarik untuk membuat koleksi pribadi, namun ketika hasil karyanya di upload di media sosial ternyata peminatnya sangat banyak.
“Awal mula membuat tudung saji ini hanya untuk di gunakan di rumah saja, mengisi waktu luang saat corona tahun 2022 yang lalu , ketika saya meng-upload ke media social, ternyata banyak yang ingin memesan, namun pada saat itu karna motif saya hanya seperti yang saya lihat di youtube saja, peminat tudung saji ini mulai berkurang bahkan saya sempat berhenti sementara untuk berproduksi, akhir tahun 2023 saya berfikir untuk mencoba memberikan ciri khas tersendiri," ungkap Aditia.
Dengan adanya motif-motif baru yang terinspirasi dari motif tenun melayu akhirnya Aditia kembali menerima pesanan, dan kali ini tidak hanya dari warga setempat namun sudah merambah ke luar kota bahkan luar provinsi.
“Alhamdulillah untuk pemesan tudung saji hias ini sudah sampai di luar kabupaten bengkalis, ada yang dari Pekanbaru, Dumai, Padang bahkan ada yang memesan untuk di bawa ke Medan dalam jumlah banyak sebagai oleh-oleh untuk keluarga mereka, bahkan saat ini kita lagi mengerjakan pesanan dari tanjung pinang dan jakarta untuk persiapan lebaran nanti,”kata pria yang juga jago di bidang tata rias ini.
Dengan banyaknya pesanan kata Aditia tentunya tidak bisa dikerjakan sendiri, Ia juga dibantu kakaknya dan saudara sepupunya untuk mengerjakan pesanan.
“Untuk saat ini saya di bantu oleh kakak kandung dan sepupu unutk memenuhi pesanan, tidak menutup kemungkinan kalau pesanan makin banyak Ia akan mencari pekerja tambahan,"kata Aditia.
Aditia menyebutkan pembuatan tudung saji ini harus memiliki keahlian khusus, minimal untuk mencari anggota dari beberapa peserta yang pernah mengikuti pelatihan yang pernah dilatih dari berbagai desa.

Dalam pengerjaan tudung saji hias ini ketelitian dan kesabaran sangat dibutuhkan, untuk mengerjakan satu tudung saji memakan waktu dua hari karna pengerjaannya rumit, maka tudung saji hias ini memiliki nilai jual yang tinggi.
“Karena pengerjaannya rumit, serta butuh imajinasi yang tinggi membuat harga tudung saji besar dari harga Rp250.000 - Rp500.000 tergantung motif dan tingkat kesulitan nya, salah satu faktor yang membuat harga tudung saji ini tinggi adalah nilai seninya. namun meski segelintir orang menilai mahal namun pesanan kami tetap lancar,"ungkapnya.
Target pasar kata Aditia orang yang memiliki cita rasa yang tinggi serta menghargai sebuah karya seni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....