Transisi Aman dari Wet Food ke Dry Food

  • 27 Sep 2025 12:17 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Peralihan dari makanan basah (wet food) ke makanan kering (dry food) bagi anak kucing maupun anjing harus dilakukan dengan bertahap. Dokter hewan, Anisah mengatakan proses transisi ini penting agar sistem pencernaan hewan tidak mengalami gangguan seperti diare atau muntah.

Menurut Anisah, transisi makanan sebaiknya dimulai saat usia minimal satu bulan dengan pemberian bubur dari campuran dry food dan air hangat. “Sama seperti bayi manusia, tidak bisa langsung diberi makanan padat. Harus ada tahapan dari bentuk cair, bubur, hingga akhirnya bisa mengunyah kibble kering,” ucap Anisah, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga: Manfaat Makanan Kering bagi Kesehatan Gigi Anjing

Risiko yang muncul jika langsung memberikan dry food tanpa tahapan adalah ketidakmampuan anabul mengunyah, tersedak, hingga gangguan pencernaan. “Kalau langsung dikasih dry food, apalagi untuk ukuran kibble besar, bisa bahaya. Mereka bisa kesulitan menelan atau justru mengalami masalah cerna,” kata Anisah.

Untuk mempermudah proses, pemilik disarankan mencampur wet food dengan dry food sedikit demi sedikit selama beberapa minggu. Selain melatih tekstur, aroma makanan basah juga membantu meningkatkan nafsu makan.

Baca juga: Makanan Basah untuk Anjing: Solusi untuk Si Pemilih Makan

“Kuncinya pelan-pelan, jangan buru-buru. Dengan begitu tubuh anak anjing dan kucing bisa beradaptasi dengan baik,” ucap Anisah.

Dengan transisi yang tepat, pemilik dapat memastikan pertumbuhan kitten dan puppy tetap optimal. Selain mencukupi kebutuhan nutrisi, langkah ini juga membantu mereka terhindar dari risiko kesehatan sejak dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....