Strategi Pemerintah Amankan Pasokan Pangan Jelang Ramadan 2026
- 13 Feb 2026 12:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) mempercepat distribusi barang kebutuhan pokok (bapok) untuk menyambut hari besar keagamaan nasional (HKBN). Langkah proaktif ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat faktor cuaca ekstrem di Indonesia.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal S. Shofwan menyatakan percepatan distribusi harus dilakukan sebelum periode Februari hingga Maret tahun 2026. Hal tersebut ia sampaikan usai memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kamis 29 Januari 2026 di kantor Kemendag, Jakarta.
Pemerintah menaruh perhatian khusus pada kondisi cuaca di wilayah Sumatra, Sulawesi, serta Papua. Selain itu, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga melalui kesiapan infrastruktur darat, laut, maupun moda transportasi udara.
Kementerian Perdagangan juga melakukan koordinasi intensif bersama pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia secara rutin. Kedua lembaga sedang melakukan inventarisasi kontainer untuk mendukung pengangkutan logistik lewat jalur tol laut.
Iqbal menyampaikan bahwa stok telur ayam nasional saat ini berada dalam kondisi surplus. Ia meminta dinas perdagangan daerah segera menghubungi asosiasi jika membutuhkan tambahan pasokan telur.
Pemerintah pusat mendorong penguatan kerja sama perdagangan antarwilayah untuk mengoptimalkan pasokan pasar rakyat. Setiap daerah wajib mengintensifkan pemantauan stok harian demi mencapai stabilitas harga pangan yang berkelanjutan.
Kemendag mengimbau seluruh pelaku usaha swasta bersinergi dalam mengawal kelancaran aktivitas perdagangan nasional. Komunikasi publik yang positif sangat dibutuhkan masyarakat selama periode sebelum hingga pasca Idulfitri mendatang.
Percepatan Logistik dan Antisipasi Kendala Distribusi Antarpulau
Faktor cuaca pada bulan Februari dan Maret 2026 menjadi perhatian utama bagi seluruh pemangku kepentingan. Seluruh distributor termasuk Perusahaan Umum Bulog diminta melancarkan penyaluran barang pokok ke seluruh daerah Indonesia.
“Terkait dengan distribusi, faktor yang perlu menjadi perhatian adalah cuaca pada Februari dan Maret 2026. Kami sepakat, semua distributor termasuk Bulog dan ID Food agar sudah melancarkan pendistribusian bapok ke semua daerah di Indonesia (sebelum HBKN),” ujar Iqbal.
Pemerintah berupaya memastikan ketersediaan stok barang kebutuhan pokok di berbagai wilayah saat momentum hari raya. Dukungan logistik dan pengangkutan menggunakan tol laut sangat diperlukan untuk distribusi ke wilayah Timur Indonesia.
Iqbal menyampaikan bahwa rapat koordinasi turut membahas kesiapan layanan pelabuhan dengan Kementerian Perhubungan. Upaya ini mencakup inventarisasi kontainer untuk penugasan serta pelaksanaan distribusi barang pokok melalui jalur laut.
Dinas perdagangan di daerah-daerah diimbau untuk menginisiasi rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait. Pihak daerah harus meningkatkan kerja sama perdagangan komoditas barang kebutuhan pokok antardaerah secara lebih intensif.
Penguatan koordinasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan bertujuan mengoptimalkan distribusi pasokan ke pasar rakyat. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga kelancaran perdagangan barang penting termasuk bahan bakar gas elpiji nasional.
Iqbal menjelaskan bahwa stok telur ayam saat ini sedang berada dalam kondisi yang melimpah. Masyarakat dapat menikmati pasokan telur dengan menghubungi dinas perdagangan atau asosiasi peternak ayam petelur terkait.
“Jika terdapat dinamika terkait ketersediaan stok telur, silakan hubungi kami. Masyarakat juga dapat menghubungi Asosiasi Peternak Ayam Petelur Indonesia (Pinsar Petelur Nasional),” ujar Iqbal.
Iqbal mengungkapkan hasil implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang tata kelola. Aturan ini menetapkan alokasi pasar domestik (Domestic Market Obligation/DMO) minyak goreng sawit sebesar 35 persen untuk kebutuhan minyak rakyat.
Harga rata-rata nasional produk MINYAKITA tercatat sudah turun sebesar 300 per liter pada saat ini. Pemerintah mengharapkan harga eceran tertinggi (HET) dapat tercapai sepenuhnya jika program berjalan optimal pada akhir bulan.
“Harga rata-rata nasional MINYAKITA saat ini Rp16.500 per liter, lebih rendah dibandingkan minggu sebelumnya. Kami harapkan jika (DMO minyak goreng) sudah berjalan optimal di akhir bulan ini, HET bisa tercapai sesuai dengan yang kita sepakati bersama,” kata Iqbal.
Kepastian ketersediaan barang di gudang distributor harus diikuti dengan pemantauan langsung pada tingkat produksi industri. Kesiapan pabrik dalam mengolah bahan baku menjadi pilar penting bagi ketahanan pangan menjelang bulan suci Ramadan.
Kepastian Produksi Minyak Goreng dan Implementasi Kebijakan Domestik
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memantau langsung produksi minyak goreng pada pabrik di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Kamis 5 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan kecukupan pasokan minyak sebelum hari besar keagamaan nasional (HKBN) Ramadan dan Idulfitri.
Mendag menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan minyak selalu tersedia. Kementerian Perdagangan telah melakukan pengecekan langsung terhadap proses produksi serta ketersediaan barang pada PT MONI.
“Pada prinsipnya, pasokan minyak cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan dan Idulfitri. Kami juga pastikan harga terkendali untuk menyambut HBKN,” ujar Mendag.
Masyarakat diajak untuk melihat berbagai produk minyak goreng merek kedua serta kualitas premium sebagai alternatif. Konsumen tidak perlu merasa khawatir karena berbagai jenis dan merek minyak goreng telah tersedia di pasar.
“Konsumen tidak perlu terpaku dengan keberadaan MINYAKITA. Kami juga sudah meminta agar produsen membuat minyak setipe MINYAKITA, dan mendorong agar minyak goreng lain lebih banyak beredar dengan harga yang terjangkau,” kata Mendag.
MINYAKITA berfungsi sebagai instrumen intervensi pasar untuk menjaga pasokan ketika harga minyak sawit global naik. Produk ini bukan merupakan minyak subsidi karena pasokannya dipenuhi melalui mekanisme kewajiban pasar domestik oleh pengusaha.
“MINYAKITA yang menggunakan skema Domestic Market Obligation (DMO) bergantung pada volume ekspor untuk mendapatkan pasokan bagi produksi minyak goreng kemasan rakyat. Tapi, kalau ekspor turun bukan berarti tidak ada minyak goreng karena di pasar masih ada banyak pilihannya,” ucap Mendag.
Direktur Utama PT MONI Vimala Putra menyebut permintaan konsumen terhadap minyak goreng premium tergolong cukup tinggi. Kualitas produk premium tersebut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga memiliki minat beli yang sebanding dengan MINYAKITA.
“Permintaan konsumen sama (dengan MINYAKITA). Konsumen merasakan manfaat penggunaan minyak goreng tersebut,” kata Vimala.
PT Mikie Oleo Nabati Industri memproduksi merek Sunco, MG Jaya, serta MINYAKITA untuk memenuhi kebutuhan pasar. Mendag juga meninjau aktivitas produksi pada PT Indokarya Internusa yang berada di wilayah Kota Palembang.
Pabrik tersebut mampu menghasilkan MINYAKITA sebanyak 72 ribu liter atau setara enam ribu dus untuk setiap hari. Menteri Perdagangan mendorong produsen agar lebih menggencarkan produksi minyak goreng kemasan ekonomis atau disebut merek kedua.
“Minyak goreng second brand itu temannya MINYAKITA dan di pasar saya lihat sudah banyak (beredar minyak goreng second brand). Kami meminta para produsen mulai meningkatkan produksi minyak goreng second brand,” ujar Mendag.
Penciptaan alternatif pilihan bagi masyarakat akan membantu membentuk psikologi pasar yang stabil terkait harga minyak goreng. Kelancaran produksi di tingkat hulu ini diharapkan dapat segera dirasakan dampaknya oleh para pedagang di pasar.
Pantauan Harga Pasar Rakyat dan Kondisi Komoditas di Jawa Barat
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti meninjau ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Cisalak, Kota Depok pada Senin, 9 Februari 2026. Peninjauan langsung ini bertujuan memastikan harga pangan tetap stabil serta terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat luas.
Wamendag berdialog dengan pedagang mengenai fluktuasi harga cabai rawit merah, telur ayam, serta daging ayam ras. Harga produk MINYAKITA tersedia sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
“Harga cabai rawit merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras mengalami fluktuasi harga yang masih terkendali. Sementara itu, harga minyak goreng MINYAKITA tersedia sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700/liter,” ujar Wamendag.
Komoditas beras medium dijual seharga Rp13.500 per kilogram di wilayah Pasar Cisalak Kota Depok Jawa Barat tersebut. Harga bawang putih jenis honan tercatat sebesar Rp38.000 sesuai dengan ketentuan harga acuan yang ditetapkan pemerintah.
Beras premium dipatok seharga Rp14.500 sedangkan komoditas daging sapi mencapai angka Rp130.000 untuk setiap satu kilogram. Cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing diperdagangkan dengan harga Rp40.000 per kilogram oleh pedagang.
Harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp85.000 akibat dampak dari kondisi cuaca yang melanda wilayah produksi petani. Minyak goreng curah dijual Rp17.000 per liter dan minyak kemasan premium dipasarkan dengan harga Rp20.000 rupiah.
Tepung terigu dibanderol Rp12.500 serta produk gula pasir kemasan dijual seharga Rp19.000 pada tingkat pengecer pasar. Bawang merah dipasarkan antara Rp45.000 hingga Rp48.000 pada tingkat pedagang yang berjualan di pasar tradisional tersebut.
Telur ayam ras dijual seharga Rp31.000 dan komoditas daging ayam ras dipasarkan sebesar Rp40.000 per satu kilogram. Salah satu pedagang di Pasar Cisalak, Rina sebagai mengonfirmasi bahwa harga cabai merah keriting dan bawang putih tetap stabil.
Rina menyambut baik kunjungan kerja ini dan berharap aktivitas jual beli di pasar tradisional kembali menjadi bergairah. Pedagang tersebut menilai gerakan membersihkan pasar sangat penting untuk menciptakan lingkungan belanja yang jauh lebih nyaman.
Selain itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso juga memastikan kondisi harga pangan di Pasar Cuplik, Sukoharjo berada dalam kondisi yang sangat bagus. Harga gula pasir curah di pasar tersebut tercatat sebesar Rp17.000 untuk setiap takaran satu kilogram oleh pedagang.
“Hari ini, kami cek langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan pasokan menjelang puasa dan Lebaran. Secara umum, harganya bagus dan stabil, silakan belanja seperti biasa,” ujar Mendag di Sukoharjo, Selasa 10 Februari 2026.
Meskipun harga di Jawa Barat dan Jawa Tengah relatif terkendali, tantangan distribusi tetap membayangi wilayah Sumatra Selatan. Kondisi logistik lintas wilayah harus dipastikan aman agar gejolak harga tidak meluas ke daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Stabilitas Stok Pangan Sumatra Selatan dan Tantangan Faktor Cuaca
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjamin harga barang kebutuhan pokok di Sumatra Selatan stabil serta pasokannya terjaga aman. Kunjungan ke Pasar KM 5 Palembang, Sumatra Selatan dilakukan untuk mendeteksi fluktuasi harga pangan menjelang bulan puasa dan Lebaran.
Harga daging ayam ras di wilayah Palembang tercatat sebesar Rp38.000 per kilogram pada kunjungan lapangan. Telur ayam ras dijual Rp29.000 yang berarti berada di bawah harga acuan yang ditetapkan sebesar Rp30.000.
“Harga ayam tadi Rp38.000/kg sedangkan Harga Acuan (HA)-nya Rp40.000/kg, kemudian telur Rp29.000/kg sedangkan HA-nya Rp30.000/kg. Kami pastikan untuk Ramadan dan Lebaran ini harga-harga terkendali dan pasokan terjamin,” kata Mendag.
Kementerian Perdagangan memantau pergerakan harga harian di setiap kabupaten dan kota melalui sistem pemantauan pasar digital. Jika terjadi kenaikan harga, pihak kementerian segera berkoordinasi dengan dinas daerah serta para pemasok barang kebutuhan pokok.
“Kami (Kemendag) setiap hari bisa memantau SP2KP dan bisa terlihat provinsi, kabupaten, dan kota mana yang harganya sedang naik. Kalau ada yang naik, kami segera koordinasi dengan dinas di daerah dan para pemasok,” kata Mendag.
Beras medium dijual Rp13.000 sedangkan beras SPHP dari Perum Bulog dipasarkan dengan harga sebesar Rp12.500 per kilogram. Daging sapi dipatok Rp140.000 sementara komoditas bawang merah dijual seharga Rp35.000 saja oleh para pedagang pasar.
Bawang putih dipasarkan seharga Rp32.000 dan produk minyak goreng MINYAKITA tersedia sesuai dengan harga eceran tertinggi pemerintah. Tersedia pula minyak goreng merek kedua serta premium dengan harga yang sangat kompetitif bagi seluruh warga Palembang.
Mendag mengungkapkan bahwa harga cabai rawit merah di Palembang mencapai angka Rp80.000 per kilogram pada saat ini. Cuaca hujan yang ekstrem menyebabkan waktu petik panen menjadi terlambat sehingga memengaruhi ketersediaan barang pada tingkat pengecer.
“Cabai rawit (merah) tadi Rp80.000/kg, seharusnya Rp57.000/kg dan kami sudah koordinasi. Dari sisi panennya tidak ada masalah, tapi cuaca hujan membuat waktu petik panennya terlambat,” ucap Mendag.
Salah satu pedagang di pasar KM 5 Palembang Kong Bie Fong menyampaikan bahwa permintaan produk minyak goreng saat ini masih tergolong normal. Kaong berharap harga terus stabil agar pembeli tidak merasa terbebani saat berbelanja kebutuhan di pasar rakyat.
“Harapannya, bisa stabil terus seperti sekarang. Jangan naik-naik lagi, kasihan yang beli, kita yang jual juga kasihan,” kata Kaong.
Pedagang telur, Lili menyatakan bahwa pasokan telur dari tingkat distributor saat ini masih terjaga sangat baik. Harga telur ayam di pasar tersebut berkisar antara Rp27.000 hingga Rp29.000 untuk setiap takaran satu kilogram telur.
“Harga di pasaran sekitar Rp27.000-28.000/kg, atau Rp29.000/kg paling tingginya. Harapannya, harga terus stabil dan stok mencukupi,” kata Lili.
Pemerintah berkomitmen memperkuat tata kelola distribusi pangan melalui pengawasan ketat pada tingkat pusat maupun daerah. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan kondisi tenang serta nyaman.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso juga memberikan perhatian pada aspek kualitas pengelolaan lingkungan pasar tradisional Indonesia. Implementasi gerakan nasional membersihkan pasar diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan bagi para pedagang serta pembeli pasar.
“Pasar harus bersih, sehat, dan nyaman. Kalau pasar bersih, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja dan aktivitas ekonomi bisa tumbuh lebih baik,” ujar Mendag.
Upaya menjaga stabilitas harga pangan kini telah terintegrasi dengan berbagai program kesejahteraan sosial pemerintah pusat. Keberhasilan pengamanan stok pangan tahun ini akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....