Prestasi dan Tantangan Usai SEA Games Thailand 2025

  • 21 Des 2025 11:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

SEJARAH baru terukir dalam dunia olahraga Indonesia, setelah berhasil mengunci posisi dua klasemen akhir SEA Games Thailand 2025. Indonesia mengoleksi 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu, sehingga total medali yang didapat sebanyak 333 medali. 

Ini menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam waktu 30 tahun terakhir, yaitu SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand. Sebagai tuan rumah, Thailand menjadi juara umum dengan perolehan 233 emas, 154 perak, dan 112 perak, sehingga total 499 medali. 

Sejumlah cabang olahraga menyumbang banyak medali untuk kontingen Merah Putih. Penyumbang medali terbanyak adalah dari cabor atletik dengan 9 emas, 5 perak, 6 perunggu. 

Kemudian cabor menembak dengan 6 emas, 9 perak, 8 perunggu dan cabor panahan 6 emas, 2 perak. Menembak menjadi cabor yang paling banyak meraih medali dengan total 23 medali. 

Presiden Prabowo ketika memberi arahan kepada para atlet yang akan berlaga di SEA Games 1025 Thailand di Istana Negara. (Foto: Biro Pers Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memberi selamat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ucapan diberikan atas prestasi atlet-atlet Indonesia yang meraih 91 medali emas pada SEA Games 2025 Thailand.

"Selamat dengan 91 emas, terima kasih, di satu pihak, saya senyum 91 emas, di lain pihak, agak pusing juga. Bonusnya besar juga itu, sekarang," kata Presiden Prabowo saat acara akad massal 50.030 KPR FLPP dan serah terima kunci rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).

Selanjutnya, Menepati Janji Bonus Atlet Berprestasi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan janji seorang pemimpin harus ditunaikan. Sehingga, atlet-atlet yang berprestasi dan berhasil menyabet medali di SEA Games 2025 akan menerima bonus dari pemerintah.

"Sabdo Pandito Ratu, ucapan seorang pemimpin harus dipegang. Gembira, tetapi pusing tidak apa-apa, yang penting, pejuang-pejuang kita, kita hormati dan kita hargai," kata Presiden Prabowo.

Untuk SEA Games 2025, Presiden Prabowo memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menpora Erick Thohir menyiapkan bonus. Bonus yang ditetapkan sebesar Rp1 miliar untuk para peraih emas.

Pada perhelatan SEA Games 2023 di Kamboja, atlet peraih medali emas juga diberi bonus. Bonus yang diberikan kepada atlet peraih medali emas sebesar Rp525 juta.

Dengan demikian, jika ada 91 atlet peraih emas maka pemerintah harus menyiapkan bonus sebesar Rp91 miliar. Janji bonus sebesar Rp1 miliar disampaikan Presiden Prabowo kepada para menteri dan atlet saat melepas kontingen Indonesia.

Menpora Erick Thohir ketika menerima bendera Merah Putih untuk Kontingen indoesia di Istana Negara. (Foto: Biro Pers Setpres)

Selanjutnya, Apresiasi Ketua NOC Indonesia

Dari pencapaian tersebut, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi perjuangan Tim Indonesia di SEA Games. Perolehan medali yang melebihi target merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pendukung.    

"Alhamdulillah, capaian medali emas yang diraih Tim Indonesia di SEA Games adalah hasil pengorbanan dan perjuangan panjang. Ini bukan hanya kemenangan di arena, tetapi bagi seluruh bangsa Indonesia," ujar Okto dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (19/12/2025). 

Menurut Okto, keberhasilan Tim Indonesia tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah dalam membangun serta memperkuat pembinaan olahraga nasional. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI serta Menteri Pemuda dan Olahraga atas perhatian dan komitmen yang ditunjukkan. 

Menurut Okto, NOC Indonesia akan menyusun laporan resmi hasil SEA Games Thailand 2025 sebagai pertanggungjawaban prestasi olahraga nasional. Laporan tersebut akan disampaikan kepada Menpora untuk diteruskan kepada Presiden Republik Indonesia.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh cabang olahraga, para atlet, pelatih, ofisial, serta tim pendukung yang telah berjuang. Kalian telah membawa Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang di Thailand," kata Okto.

Atlet Akuatik Indonesia saat akan menerima mendali di podium kehormatan SEA Games 2025 Thailand. (Foto: Dok. Akuatik)
Atlet akuatik Indonesia saat berdiri di podium kehormatan untuk menerima medali emas di cabang akuatik. (Foto: dok.Akuatik)

Apresiasi turut diberikan kepada sponsor serta mitra yang telah mendukung Tim Indonesia di SEA Games. Dukungan tersebut dibutuhkan guna menyemangati perjuangan pasukan Merah Putih untuk meraih hasil cemerlang.

Okto menegaskan, SEA Games merupakan sasaran dalam pembinaan prestasi olahraga nasional. Ajang ini menjadi bagian dari proses menuju multievent yang lebih besar, seperti Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028. 

"Kami berharap capaian di SEA Games Thailand 2025 ini menjadi momentum untuk melangkah lebih kuat dan percaya diri. Terutama dalam menghadapi tantangan di level Asia maupun dunia," ujar Okto.

Selanjutnya, Tren Positif Pembinaan Olahraga Indonesia

Mantan Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto, menilai Indonesia berada di jalur tepat. Khususnya dalam menuju kebangkitan olahraga Asia Tenggara.     

Gatot menyebut tampil sebagai peserta tamu selalu menjadi tantangan berat bagi Indonesia. "Saya menilai 91 emas memutus penantian panjang sejak 1993," ucapnya, dari laman Kemenpora RI, Sabtu (20/12/2025).

Gatot menekankan perlunya evaluasi menyeluruh seusai SEA Games Thailand. Evaluasi penting untuk memetakan cabang unggulan dan metode persiapan efektif. 

"Saya berharap capaian ini memotivasi atlet saat kembali ke pelatnas. Persiapan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028 harus semakin fokus," ujarnya.

Tim Akuatik Indonesia saat bertanding di SEA Games Thailand. (Foto: dok. Akuatik)

Selanjutnya, Modal Penting Menyongsong Ajang Internasional Berikutnya

Menpora Erick Thohir juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet di ajang SEA Games Thailand 2025 ini. Menpora menyebut perjuangan para atlet yang tak kenal lelah berhasil membawa Indonesia menembus target 80 emas yang ditetapkan.

"Alhamdulillah indonesia sukses menembus target 80 emas berkat perjuangan para atlet yang gigih dan tak kenal menyerah. Terima kasih, kalian adalah pahlawan olahraga yang membuat lagu Indonesia Raya terus berkumandang di SEA Games," ujar Menpora.

Sepanjang SEA Games Thailand 2025, atlet-atlet Indonesia tampil kompetitif di berbagai cabang olahraga. Penampilan itu menunjukkan kekuatan tim yang semakin merata dan konsistensi prestasi atlet nasional.

Prestasi ini menjadi modal penting bagi Tim Indonesia menyongsong ajang internasional berikutnya yang lebih tinggi. Keberhasilan tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama olahraga Asia Tenggara yang konsisten.

Presiden Prabowo saat memberi pesan semangat kepada Kontingen Indonesia untuk tampil di SEA Games Thailand. (Foto: Biro Pers Setpres)

Selanjutnya, Simbol Generasi Baru Olahraga Indonesia

Pesta olahraga di Asia Tenggara itu pun telah resmi ditutup pada Sabtu malam. Atlet ice skating, Kierana Alexandra Laut dipercaya membawa bendera Merah Putih. 

Kepercayaan kepada Kierana menjadi simbol munculnya generasi baru olahraga Indonesia di Asia Tenggara. Atlet berusia 17 tahun itu tampil menonjol pada debutnya di SEA Games. 

Kierana mempersembahkan satu perak dari nomor short track speed skating mixed relay. Selain itu ia juga mempersembahkan satu perunggu dari nomor 1500 meter individual.

"Persaingannya sangat ketat dan tekanannya luar biasa. Tapi dukungan tim membuat saya percaya diri dan bisa bertahan," kata Kierana.

Meski nervous, Kierana mengaku bangga mendapat kepercayaan tersebut. "Ini adalah kesempatan luar biasa untuk mewakili negaraku di event sebesar SEA Games," katanya. 

Kontingen Indonesia ketika menghadiri penutupanSEA Games Thailand. (Foto: Kemenpora)

Selanjutnya, Bangga Target Emas SEA Games Terlampaui

CdM Tim Indonesia Bayu Priawan Djokosoetono mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan ofisial. Terlebih, kesuksesan kontingen merah putih menyabet 91 emas yang melampaui target.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official. Tim HQ, jajaran CdM, serta para sponsor yang telah bekerja tanpa lelah," kata Bayu.

"Apa yang kita capai di SEA Games ini bukan hanya soal medali. Tetapi juga tentang dedikasi, sejarah, dan kebanggaan membawa nama Indonesia," ujar Bayu. 

Upacara penutupan dilaksanakan di Stadion Rajamangala dengan sangat meriah. Pesta kembang api, persembahan bintang pop lokal, hingga tarian dan marching band memeriahkan acara. 

Pesta olahraga se-Asia Tenggara berikutnya akan dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia. SEA Games Tahun 2027 akan diselenggarakan pada 18-29 September 2027 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....