Lika-Liku Pergerakan Masyarakat Selama Libur Panjang Maulid Nabi

  • 07 Sep 2025 20:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

LIBUR panjang Maulid Nabi Muhammad SAW sejak Jumat (5/9/2025) sampai Minggu (7/9/2025), membuat sejumlah tempat wisata diserbu masyarakat Indonesia yang berlibur. Tidak hanya kawasan wisata, moda transportasi darat, udara, hingga laut juga harus kerja ekstra keras dalam menampung lika-liku pergerakan masyarakat. 

Bahkan, di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pihak Polres Cianjur sampai masif menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) di jalur Puncak-Cianjur. Terlebih, pada saat momen berakhirnya libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (7/9/2025) malam. 

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, mengatakan, situasi sepanjang jalur Puncak-Cianjur ramai lancar. Namun, arus balik menuju Jabodetabek sudah diprediksinya meningkat di sepanjang jalur Puncak-Bogor. 

"Volume kendaraan yang melintas masih normal dari kedua arah, tetapi sejumlah rekayasa disiapkan menjelang petang. Ini karena arus balik menuju Jabodetabek diprediksi meningkat di sepanjang jalur Puncak-Bogor," kata Hardian dalam keterangannya, Minggu (7/9/2025). 

Hardian mengungkapkan, sistem satu arah di jalur Puncak diberlakukan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bila terjadi kemacetan total akibat meningkatnya volume kendaraan. 

"Puluhan anggota Satlantas Polres Cianjur, termasuk tim pengurai antrean, tetap disiagakan di sejumlah titik rawan. Misalnya Jalan Raya Pacet, Pasar Cipanas, Cibodas, dan pertigaan Hanjawar guna mengatur kelancaran lalu lintas pada Minggu petang," ucap Hardian. 

Penerapan sistem satu arah menuju Bogor dari arah Cianjur, kata Hardian, diberlakukan secara situasional. Ini dilakukan setelah pihak Polres Cianjur berkoordinasi dengan Polres Bogor. 

"Kemungkinan diberlakukan menjelang petang ketika volume kendaraan meningkat saat tempat wisata kawasan Puncak dan Bogor mulai tutup," ujar Hardian. 


Selanjutnya, Pengguna KAI Tembus 325.500 Orang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta membeberkan, catatan perkembangan penumpang selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada periode libur panjang tersebut, jumlah pengguna kereta di wilayah itu mencapai 325.500 orang. 

Pernyataan ini, diungkapkan Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko. "Pada 3-7 September 2025 kami melayani 163.094 pelanggan naik, 138.264 pelanggan turun, serta 24.142 pelanggan KA lokal," kata Ixfan dalam keterangannya, Minggu (7/9/2025). 

Menurut Ixfan, jumlah penumpang naik dengan angka tertinggi terjadi pada Kamis (4/9/2025) sebanyak lebih dari 39 ribu orang. Sedangkan jumlah penumpang turun tertinggi tercatat pada Minggu (7/9/2025) dengan lebih dari 41 ribu orang. 

Sementara itu, layanan KA lokal juga tetap menjadi pilihan masyarakat. "Khususnya relasi Sukabumi-Bogor dan Sukabumi-Cipatat dengan lebih dari 24 ribu pelanggan," ucap Ixfan. 

KAI Jakarta, kata Ixfan, mengoperasikan 87 perjalanan selama periode libur panjang tersebut. Yakni, 76 di antaranya merupakan perjalanan KA jarak jauh.  

"Rinciannya yang berangkat dari Stasiun Gambir sebanyak 41 perjalanan dan dari Stasiun Pasar Senen 35 perjalanan. Kemudian KA lokal 11 perjalanan, terdiri dari KA Pangrango delapan perjalanan dan KA Siliwangi tiga perjalanan," ujar Ixfan. 

Rute dengan okupansi tertinggi, Ixfan mengaku, masih didominasi tujuan-tujuan populer. Yakni, seperti Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Semarang. 

"Kita pastikan pelayanan terbaik melalui kesiapan sarana, prasarana, dan layanan penumpang di stasiun maupun di atas kereta. Hal ini demi mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu," kata Ixfan. 


Selanjutnya, 13 Ribu Tiket Whoosh Ludes Terjual

KCIC mencatat, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta cepat Whoosh selama arus balik liburan Maulid, Sabtu-Minggu (6-7/9/2025). Hingga Minggu (7/9/2025) pagi, lebih dari 13 ribu tiket Whoosh telah ludes terjual. 

Jumlah penjualan itu diperkirakan akan terus bertambah sepanjang hari, menuju puncak arus balik ditengah liburan Maulid. KCIC memprediksi total penumpang hari ini berpotensi mencapai sekitar 20 hingga 21 ribu orang. 

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan tren pemesanan tiket meningkat signifikan pagi ini. Pernyataan tersebut mengindikasikan hari ini berpotensi menjadi puncak arus balik penumpang dari Bandung. 

“Hari ini diprediksi menjadi arus balik masyarakat dari Bandung ke Jakarta. Kami mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pembelian tiket sejak jauh-jauh hari," kata Eva dalam keterangannya kepada RRI, Minggu (7/9/2025). 

Eva tidak lupa mengimbau, masyarakat agar hadir di stasiun setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan. "Hal ini agar perjalanan tetap lancar dan nyaman,” ucap Eva. 

Jam keberangkatan favorit dari Bandung menuju Jakarta berada pada rentang siang hingga sore hari. Tingkat keterisian kursi pada jadwal tersebut dilaporkan sudah mendekati kondisi penuh oleh pihak KCIC. 

KCIC mengimbau penumpang dari Bandung dan Cimahi memanfaatkan layanan KA Feeder menuju Stasiun Padalarang. Layanan tersebut membutuhkan waktu 18 menit dari Stasiun Bandung dan tujuh menit dari Stasiun Cimahi. 

Masyarakat dapat membeli tiket melalui aplikasi Whoosh dan website resmi ticket.kcic.co.id sepanjang hari ini. Selain itu tersedia mitra penjualan resmi, vending machine, serta loket di stasiun Whoosh untuk pembelian langsung. 

Eva menambahkan KCIC mengimbau penumpang mematuhi ketentuan bagasi maksimal 20 kilogram per orang. Penumpang juga diingatkan selalu menjaga barang bawaan di area stasiun maupun selama perjalanan. 

“Antusiasme masyarakat pada arus balik kali ini menjadi bukti semakin tingginya kepercayaan terhadap layanan Whoosh. Kami berharap seluruh penumpang dapat menikmati perjalanan arus balik menggunakan Whoosh," ujar Eva. 


Selanjutnya, 65.700 Wisatawan Padati Ancol

Lokasi Wisata Ancol Taman Impian masih menjadi tempat favorit masyarakat untuk menghabiskan libur di akhir pekan. Pada momentum liburan Maulid Nabi jumlah pengunjung Ancol mencapai 65.700 wisatawan.  

Jumlah ini merupakan kedatangan pengunjung sejak hari, Jumat (5/9/2025) sampai dengan Sabtu (6/9/2025). Dan jumlah ini merupakan teramai dibanding akhir pekan pada biasanya.  

"Pengunjung Ancol Jumat 5 september 2025, 31.200 orang. Sedangkan Sabtu 6 september 2025 34.500 orang," kata Humas Ancol Taman Impian Daniel Windriantmoko saat dikonfirmasi  Minggu (7/9/2025).   

Daniel menyebutkan, area pantai masih menjadi lokasi favorit untuk didatangi para pengunjung. Tak jarang pengunjung juga mendatangi wahana lainnya seperti Dufan, Ocean Dream Samudra, Atlantis, dan Seaworld.  

"Untuk dua hari kemarin area pantai masih ramai. Dan untuk unit rekreasi kemarin ramai ada Dufan," ucap Daniel.  

Di mana kawasan Pantai Lagoon menjadi salah satu titik yang paling padat. Hal tersebut karena area pantai lagoon masih terbilang aman untuk anak-anak bermain pasir.  

Berbagai aktifitas lain juga bisa dilakukan tanpa harus merasakan besarnya ombak di laut Jakarta. Aktifitas yang bisa dilakukan di area pantai seperti berenang, bermain layang-layang, hingga bermain bola.  


Selanjutnya, 133.781 Penumpang Pergi Lewat Soetta

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami penurunan, selama hari libur kedua Maulid Nabi Muhammad SAW. Yakni dari 137.778 orang, menjadi 133.781 penumpang. 

Hal ini berdasarkan data dari PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney). Asisten Deputi Komunikasi and Legal Bandara Soetta, M. Holik Muardi mengatakan, berdasarkan data harian dari angka total pergerakan penumpang pada 6 September 2025, sebanyak 64.605 penumpang keberangkatan, serta 69.176 penumpang kedatangan. 

"Pada periode libur kali ini tercatat masih dalam jumlah normal. Tidak seperti libur Lebaran atau akhir tahun," ujar Holik, Sabtu (6/9/2025). 

Selama periode libur pekan ini, yang dimulai sejak Jumat 5 September 2025, pergerakan tertinggi menyentuh angka sebanyak 137.778 penumpang. Rinciannya, 73.845 penumpang keberangkatan dan 63.933 penumpang kedatangan. 

Sementara untuk pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan sebanyak 983 penerbangan. Yakni, terdiri dari 491 penerbangan keberangkatan dan 492 penerbangan kedatangan. 

"Namun, untuk hari ini, jumlah pergerakan pesawat hanya mencapai 944 penerbangan. Dengan rincian 473 penerbangan keberangkatan, dan 471 kedatangan," kata M Holik. 

Diketahui, ratusan ribu penumpang memadati Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada momentum libur Maulid Nabi SAW. Masyarakat memanfaatkan tiga hari libur untuk berpariwisata maupun pulang ke kampung halaman. 

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dwi Andika Wicaksana mengatakan, kepadatan penumpang ini menyusul libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  

"Kepadatan terlihat sejak pagi, terutama di keberangkatan domestik. Banyak masyarakat memanfaatkan libur panjang Maulid Nabi dan akhir pekan untuk berlibur sekaligus pulang kampung," ujarnya, Jumat (5/9/2025). 


Selanjutnya, Tingkat Okupansi KAI Lewati 100 Persen

PT KAI mencatat, peningkatan jumlah penumpang signifikan pada libur panjang Maulid Nabi. Selama dua hari pertama, 4–5 September, KAI melayani 382.359 pelanggan dengan tingkat okupansi lebih dari 100 persen. 

Pada Kamis (4/9/2025), terdapat 191.850 penumpang atau 117,40 persen dari kapasitas 163.422 kursi tersedia. Sehari kemudian, Jumat (5/9/2025), jumlahnya mencapai 190.509 penumpang atau 116,01 persen dari kapasitas 164.215 kursi. 

“Okupansi di atas 100 persen terjadi karena pola perjalanan penumpang dinamis, yaitu pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang rute. Dengan begitu, satu kursi dapat digunakan oleh penumpang yang berbeda pada waktu berbeda dalam satu perjalanan,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Sabtu (6/9/2025). 

Hingga Sabtu, 6 September pukul 09.00 WIB, data sementara terus menunjukkan tren kenaikan jumlah pelanggan. Pada hari ini, tercatat 140.823 penumpang, sementara data masih bersifat dinamis hingga pukul 24.00 WIB. 

Untuk Minggu (7/9/2025), jumlah pelanggan sementara mencapai 159.355 penumpang dan masih terus bergerak. Sedangkan untuk Senin (8/9/2025), jumlah penumpang tercatat 83.703 orang berdasarkan data dinamis yang dihimpun. 

Secara keseluruhan, tiket yang terjual periode 4–8 September 2025 telah mencapai 766.240 tiket. Angka tersebut setara 93,82 persen dari total 816.746 kursi termasuk tambahan yang disediakan. 

Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI menambah kapasitas perjalanan dengan menyiapkan 44.435 kursi tambahan. Kursi itu dirangkai dalam 24 perjalanan kereta tambahan setiap hari sepanjang periode libur panjang. 


Selanjutnya, Monas Diburu Pelancong 

Panas terik langsung menyambut siapa saja yang memasuki kawasan Monas, di momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (6/9/2025). Dari pintu dekat Halte Transjakarta Balai Kota, langkah kaki pengunjung harus menempuh jarak sekitar 300 meter menuju loket. 

Untuk mengurangi lelah, pengelola menyediakan kereta wisata atau odong-odong. Moda kecil ini terutama membantu lansia, agar tak kepayahan sebelum sampai loket. 

Namun, sebelum menaikinya, wisatawan tetap menunggu antrean sekitar 10 menit. Sabar menjadi kunci, karena jumlah pengunjung siang itu kian membludak. 

Tiba di loket, harga tiket pun cukup ramah di kantong. Di antaranya sebesar Rp24 ribu untuk dewasa, Rp13 ribu bagi mahasiswa, serta Rp6 ribu untuk anak-anak dan pelajar. 

Perjalanan berlanjut menuju area Cawan Monas, tempat antrean lift menuju puncak. Rata-rata waktu tunggu sekitar 30 menit, bergantung padatnya wisatawan yang ingin menembus ketinggian. 

Lift hanya butuh 1,5 menit untuk melesatkan penumpang ke puncak setinggi 115 meter. Begitu pintu terbuka, keindahan Jakarta seakan tersaji dalam bingkai panorama luas. 

Empat unit teleskop disediakan bagi wisatawan. Melalui lensa itu, Istana Merdeka, Museum Gajah, hingga kantor kementerian terlihat jelas, termasuk Gedung Radio Republik Indonesia. 

Hendra, pengunjung asal Riau, tersenyum lega setelah perjuangan panjang menanti giliran. “Meski antre, tapi pengunjung tertib, tidak berdesak-desakan, jadi nyaman,” ujarnya sambil menikmati hamparan kota dari ketinggian. 

Hal serupa dirasakan Mamat Julfikar Amin, warga Magelang, Jawa Tengah. Baginya, Monas bukan sekadar menatap panorama, tapi juga mengenang sejarah pembangunan nasional. 

“Tadi saya melihat dengan teleskop gedung MK, Istana, dan lainnya. Rasanya luar biasa. Selain itu, bangga dengan pembangunan Monas yang diprakarsai Bung Karno,” kata Mamat penuh semangat. 

Menurut pemandu wisata Monas, Galih Fahrozi, jumlah pengunjung hari itu mencapai 5.000 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 orang berhasil naik hingga ke puncak Monas. 

“Puncak Monas dibuka dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB. Ada sembilan sesi, tiap sesi 200 orang. Di atas tidak ada batasan waktu,” ucap Galih. 

Ia menambahkan, fasilitas kini lebih ramah bagi pengunjung lansia. “Lift khusus untuk pengguna tongkat maupun kursi roda,” ujar Galih. 

Galih menyebut banyak wisatawan datang tak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari mancanegara. “Banyak sukanya melayani wisatawa, antusiasme mereka besar, Monas tetap jadi ikon,” ucap Galih. 

Selain menikmati panorama, wisatawan juga disuguhi diorama sejarah bangsa di area sebelum lift. Diorama tersebut rapi tertata, memberi wawasan tambahan bagi anak-anak hingga orang tua. 

“Wisatawan juga bisa meminta pemandu secara gratis di loket. Petugas kami siap mendampingi,” ujar Galih lagi. 


Selanjutnya, Promo Diskon 20 Persen

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kereta Api Indonesia (KAI), KAI Divre I Sumut menghadirkan promo Diskon Spesial HUT KAI. Penumpang KAI dapat menikmati potongan harga 20 persen sepanjang September 2025. 

Salah satunya, KA Sribilah Utama kelas eksekutif dan bisnis relasi Medan – Rantau Prapat. Warga akan dapat potongan harga 20 persen. 

Tiket promo tersedia melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi booking.kai.id, maupun kanal penjualan resmi KAI lainnya. Promo ini tidak berlaku untuk tarif khusus serta tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain. 

Selama libur panjang ini, KAI Divre I Sumut mengoperasikan 20 perjalanan kereta api setiap hari. KA melayani rute Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kisaran, Tanjung Balai, hingga Rantau Prapat. 

Selain itu, terdapat pula 8 perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Aceh. Dengan demikian, total 28 perjalanan kereta api penumpang per hari tersedia untuk masyarakat selama masa long weekend. 

KAI mengimbau calon penumpang agar menyediakan waktu cukup menuju stasiun keberangkatan agar tidak tertinggal kereta. Serta duduk sesuai nomor kursi yang tertera di tiket demi kenyamanan bersama. 


Selanjutnya, KAI Sumut Tambah Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menambah kapasitas tempat duduk pada KA Sribilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat PP. Ini untuk keberangkatan Minggu (7/9/2025) dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Demikian disampaikan Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin di Medan, Sabtu (6/9/2025). “Pada hari Minggu tersebut, kami menambah satu unit kereta ekonomi berkapasitas 106 tempat duduk pada KA Sribilah Utama," katanya. 

Dengan demikian, total formasi KA tersebut menjadi 3 kereta eksekutif, 4 kereta bisnis, dan 2 kereta ekonomi. Total jumlah kapasitas menjari 618 tempat duduk. 

KAI Divre I Sumut mencatat peningkatan penumpang pada hari kedua periode long weekend, Jumat (5/9/2025), sebanyak 8.179 penumpang. Jumlah ini naik 23 persen dibanding Jumat pekan sebelumnya (29/8/2025) yang sebanyak 6.649 penumpang. 

As’ad menambahkan, hingga Sabtu (6/9) siang, sebanyak 29.106 tiket telah terjual untuk periode long weekend yang berlangsung 4 hari. Yakni, mulai Kamis (4/9) hingga Minggu (7/9). 

Jumlah tersebut setara dengan 73 persen dari total kapasitas yang disediakan. Yaitu, 40.006 tiket. 

Adapun rincian tiket terjual adalah KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP: 14.369 tiket. Kemudian, Kereta Api Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP: 7.910 tiket, Kereta Api Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP: 6.168 tiket. 

Lalu, Kereta Api Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang PP: 602 tiket. Serta Kereta Api Cut Meutia relasi Krueng Mane – Krueng Geukueh PP: 57 tiket. 


Selanjutnya, Layanan Penyeberangan Pelabuhan Lancar

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, 4–6 September 2025, berjalan lancar dengan dukungan digitalisasi tiket online Ferizy. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengatakan penerapan Ferizy terbukti meningkatkan ketertiban sekaligus mengurangi antrean panjang di pelabuhan. 

“Kelancaran arus libur kali ini berkat perilaku tertib pengguna jasa. Mereka yang membeli tiket online, mengisi identitas dengan benar, dan menaati aturan reservasi adalah pahlawan digital yang ikut menjaga kelancaran layanan di pelabuhan,” ujarnya. 

Data mencatat pergerakan tinggi di lintasan utama. Di Merak–Bakauheni, tercatat 103.109 penumpang dan 26.380 kendaraan, sementara di Ketapang–Gilimanuk ada 60.765 penumpang dan 17.352 kendaraan. 

Dari arah Gilimanuk–Ketapang, jumlahnya mencapai 66.326 penumpang dan 21.320 kendaraan. Mayoritas kendaraan yang melintas adalah truk logistik dan mobil pribadi. 

Meski permintaan meningkat, arus tetap terkelola berkat sistem digital yang memastikan jadwal kapal berjalan tepat waktu. Untuk mendukung kelancaran, ASDP juga menyiapkan personel tambahan, mengatur pemisahan jalur kendaraan, hingga menyiagakan pos medis di dermaga. 

General Manager ASDP Merak, Syamsudin, menambahkan bahwa kesiapan kapal dan fasilitas menjadi fokus utama sejak masa persiapan. Shelvy menegaskan transformasi digital Ferizy akan terus diperkuat. 

“Kesadaran masyarakat untuk membeli tiket online jauh hari terus tumbuh. Ini menjadi pondasi bagi sistem layanan ASDP yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan,” katanya. 

ASDP berkomitmen meningkatkan layanan melalui digitalisasi tiket, rekayasa operasional pelabuhan. Serta penguatan armada untuk menunjang kebutuhan penyeberangan yang semakin tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....