Mencegah Kepanikan Publik

Oleh : Ogiandhafiz Juanda, S.H., LL.M., C.L.A. 

KBRN, Jakarta : Pernyataan politik negara di tengah pandemi COVID-19 ini menjadi satu hal yang penting. Pemerintah harus peka bahwa dalam kondisi hari ini, apapun yang disampaikan oleh pemerintah akan menjadi jauh lebih sensitif. Pemerintah perlu untuk terus membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang jauh lebih “menarik”.

Artinya respon pemerintah terhadap krisis kesehatan hari ini tidak hanya cukup ditunjukkan melalui kebijakan-kebijakan yang bersifat teknis yang hanya bertujuan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 ini. Tetapi juga menjadi satu hal yang sama pentingnya bagi pemerintah untuk dapat mencegah kepanikan publik.

Jelas, situasi hari ini menjadi lebih serius dari sebelumnya, tetapi menjaga emosi dan psikologi publik ialah satu peran lain yang tidak boleh dilupakan oleh negara. Negara perlu untuk juga memikirkan langkah-langkah dan mekanisme yang tepat untuk mencegah timbulnya kekhawatiran publik terhadap kondisi hari ini. Karena ketakutan yang berkembang dalam masyarakat jelas akan sangat berbahaya dan beresiko menimbulkan masalah baru.

Apalagi, emosi publik merupakan hal yang sering dilupakan oleh negara. Padahal, menjaga stabilitas emosi masyarakat ini ialah satu kebutuhan dasar yang substansial yang tidak boleh dikesampingkan agar pondasi negara terus berdiri di tengah pandemi COVID-19 ini. Perlu diingat bahwa mereduksi krisis kesehatan hari ini dan mencegah kepanikan publik ialah dua hal yang harus ditempatkan sama sejajar dan menjadi prioritas.

Negara harus sadar bahwa kepanikan publik ialah ancaman bagi keamanan sosial dan juga bencana bagi stabilitas nasional. Dan, 1 hal yang menjadi krusial ialah pemerintah perlu untuk terus meyakinkan masyarakat bahwa pandemi COVID-19 hari ini ialah krisis kesehatan yang pasti akan segera terselesaikan.

(Penulis adalah : Advokat, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional dan Direktur Treas Constituendum Institute)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00