Kunjungan Kenegaraan, Presiden Prabowo Kedepankan Politik Bebas Aktif

  • 09 Nov 2024 11:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjamin kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto tetap kedepankan politik luar negeri bebas aktif. Meski dalam kunjungan kenegaraan itu bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping dan bertemu Presiden AS Joe Biden.

"Prinsip yang dikedepankan pak Prabowo prinsip Good Neighbor, kita mau jadi tetangga yang baik buat semua negara. Kita mau menjadi teman yang baik buat semua negara," kata Hasan dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Sabtu (9/11/2024).

"Satu musuh terlau banyak. Seribu teman terlalu sedikit," katanya lagi.

Hasan menekankan pntingnya Indonesia bersahabat dengan semua negara. Seperti, Indonesia bersahabat dengan Tiongkok dan Amerika Serikat yang berbeda faham.

"Yang paling penting yang harus ditegakkan adalah kedaulatan negara kita. Itu jadi kepentingan nasional kita," ujarnya.

Bahkan, Hasan memastikan Indonesia tidak ikut campur dengan urusan dalam negeri sebuah negara. Termasuk dengan negara-negara adidaya.

"Kalau urusan mereka biarkanlah itu menjadi urusan mereka. Kita sebagai sebuah negara tidak akan ikut campur," ucapnya.

Lebih lanjut, Hasa mengatakan, bahwa kepentingan yang dibawa Presiden Prabowo lebih luas. Salah satunya membina hubungan baik dengan negara adidaya tersebut.

"Kekuatan-kekuatan negara besar ini kan sangat penting. Termasuk membuka dialog," katanya.

Selain itu, kata dia, Indonesia dianggap sebagai negara besar dan berpengaruh di kawasan Asia Tenggara. Apalagi, kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan damai di dunia.

"Kawasan Asia Tenggara bisa menjadi kawasan yang menjadi contoh untuk perdamaian dunia," ujarnya. Dengan demikian, menurutnya, pesan yang dibawa Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan ini adalah pesan perdamaian.

"Kalau bicara bilateral tentu membicarakan kedua negara. Tentu diforum-forum internasional di sesuaikan dengan situasi forumnya," ucapnya

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara. Antara lain, Tiongkok, Amerika Serikat, Peru, Brasil, dan Inggris.

Kepala Negara akan menghadiri undangan kehormatan ke Tiongkok untuk bertemu Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping. Kemudian, ke AS bertemu Presiden Joe Biden, dan ke Inggris bertemu PM Inggris Keir Starmer. Seerta menghadiri KTT APEC di Peru dan KTT G20 di Brasil.

Khusus kunjungan di AS, Presiden Prabowo Subianto juga membuka kemungkinan bertemu pemenang Pemilihan Presiden AS Donald Trump. Lawatan ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana Prabowo sebagai seorang Kepala Negara.

Presiden Prabowo Subianto membawa kepentingan bangsa dalam lawatannya tersebut. Prabowo menyampaikan kunjungan ke luar negeri ini tidak bisa dihindari karena seluruhnya memiliki nilai strategis.

"Jadi, hal-hal ini (kunjungan ke luar negeri) tidak bisa saya hindari karena semua punya nilai strategis. Ini juga berhubungan dengan keadaan ekonomi kita," kata Prabowo dalam arahannya pada pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/11/2024) seperti dikutip Antaranews.com.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....