Kalteng Urutan 17 Angka Stunting Tertinggi di Indonesia

  • 28 Sep 2024 12:12 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Saat ini posisi Kalimantan Tengah berada pada urutan 17 dengan angka stunting tertinggi di Indonesia. Pada beberapa tahun sebelumnya Kalimantan Tengah masih berada pada angka 10 besar.

Demikian disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran, saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Kabupaten/Kota se-Kalteng Tahun 2024. Bimtek berlangsung di Kantor Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya, Jumat (27/9/2024).

“Hal ini tentunya merupakan pencapaian yang luar biasa bagi pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pencapaian ini merupakan kontribusi dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Tengah," ujar Ivo.

Namun menurut Ketua TP PKK Kalteng, masalah stunting harus tetap mendapatkan perhatian yang lebih, agar generasi penerus bangsa di Kalimantan Tengah menjadi lebih berkualitas. Ia menyebut ada beberapa kelompok sasaran prioritas pada intervensi stunting ini, yaitu: remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0 – 59 bulan.

Diharapkan melalui peserta Bimtek, Tim Penggerak PKK Kalteng dapat membantu agar masyarakat dapat mencegah dan menanggulangi masalah stunting di Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya. Ada beberapa kegiatan dalam Bimtek Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang akan dilaksanakan di 14 kabupaten/kota se-Kalteng, antara lain Sosialisasi dan Edukasi Penguatan Pembinaan Karakter Dalam Keluarga; Bimtek Sosialisasi Gelari Pelangi dan Praktik Pembuatan Siomay Ikan; Bimtek Sosialisasi Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga; dan Workshop Cegah Anak Stunting, Tumbuh Kembang Terjaga.

“Sasaran dari kegiatan bimtek ini adalah Kader PKK, Karang Taruna, remaja/peserta didik tingkat menengah, Kader Posyandu, dan Kader Dasawisma," kata Ivo. Lebih lanjut Ketua TP PKK Kalteng juga mengharapkan, dengan adanya Bimtek ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Kami berpesan agar ilmu dan keterampilan yang didapatkan peserta pada hari ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat yang berada di sekitarnya,” ucap Ivo. (MMC Kalteng)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....