Rawalumbu, Jatiasih, dan Bekasi Utara Rawan Tindak Kejahatan

  • 22 Jul 2026 03:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polres Metro Bekasi Kota mengidentifikasi tiga kecamatan yang dinilai rawan kejahatan, yaitu Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Jatiasih, dan Kecamatan Bekasi Utara.
  • Identifikasi dilakukan berdasarkan jumlah pengungkapan tindak kejahatan selama periode Operasi Berantas Jaya 2026.
  • Operasi Berantas Jaya 2026 dilaksanakan dari tanggal 4 Juli hingga 18 Juli 2026 untuk memberantas kejahatan di wilayah Kota Bekasi.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota mengidentifikasi tiga kecamatan yang menjadi wilayah rawan tindak kejahatan di Kota Bekasi. Ketiga wilayah tersebut yakni Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Jatiasih, dan Kecamatan Bekasi Utara.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan penetapan wilayah rawan didasarkan pada jumlah pengungkapan kasus kejahatan selama Operasi Berantas Jaya 2026. Operasi tersebut berlangsung pada 4 hingga 18 Juli 2026.

Menurut Kusumo, berbagai tindak kejahatan berhasil diungkap di tiga kecamatan tersebut. Kasus yang ditangani antara lain pencurian kendaraan bermotor dan pencurian di rumah kosong.

"Ada tiga kecamatan titik rawan tindak kejahatan di Kota Bekasi yaitu Kecamatan Rawalumbu, Jatiasih, dan Bekasi Utara. Tiga kecamatan ini perlu mendapatkan perhatian ekstra," kata Kusumo kepada wartawan, Selasa 21 Juli 2026.

Untuk menekan angka kejahatan, Polres Metro Bekasi Kota telah menyiapkan sejumlah langkah. Upaya tersebut meliputi tindakan preemtif, preventif, hingga represif melalui penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan.

Meski demikian, Kusumo menegaskan kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan pengamanan rumah dan kendaraan pribadi. Langkah yang dapat dilakukan antara lain memasang kamera pengawas (CCTV) di rumah serta menggunakan kunci ganda pada kendaraan.

"Penanganan tindak kejahatan tidak bisa dilakukan sendirian, butuh peran serta masyarakat. Oleh karena itu kami menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....