KY Loloskan 19 Calon Hakim Agung ke Tahap Wawancara

  • 28 Jul 2026 19:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI CO.ID, Jakarta - Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 19 orang calon hakim agung, 4 orang calon hakim ad hoc MA. "Mereka dinyatakan lolos kesehatan dan kepribadian," kata Juru Bicara KY Anita Kadir dalam konferensi pers hybrid, Selasa (28/7/2026).

Anita mengatakan 4 hakim ad hock MA terdiri dari 2 Hakim Adhock Tipikor dan 2 hakim Adhock HAM. Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) dan 2 orang calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di MA

Menurutnya Calon Hakim tersebut lolos berdasarkan komponen penilaian seleksi kesehatan dan kepribadian. "Seleksi ini terdiri dari hasil pemeriksaan kesehatan, asesmen potensi dan kompetensi non teknis, serta rekam jejak," ujarnya.

Penetapan kelulusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno KY, Selasa (28/7/2026) di Gedung KY, Jakarta Pusat. “Keputusan kelulusan seleksi kesehatan dan kepribadian bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” ucapnya.

Ia menjelaskan, para calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA yang lolos akan mengikuti seleksi tahap keempat, wawancara. "Selanjutnya para peserta yang dinyatakan lulus berhak mengikuti seleksi wawancara pada Senin s.d. Jumat, 3 s.d. 7 Juli 2026," katanya.

Berikut nama calon Hakim Agung yang lolos Seleksi kesehatan dan Kepribadian. Terdapat 9 Hakim Agung Kamar Pidana yaitu: Abdul Azis, Bambang Myanto, Dhifla Wiyani, Nirwana, Setyanto Hermawan, Sudharmawatiningsih, Sugiyanto, Suprapti, dan Syamsul Arief.

Kemudian calon hakim agung pada kamar Perdata yang lolos adalah IG Eko Purwanto, Nurnaningsih, Sobandi, dan Suwarno. Pada calon hakim agung kamar Agama yang lolos adalah Achmad Nurul Huda, Mamat Ruhimat, dan Musthofa.

Terakhir, calon hakim agung kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak yang dinyatakan lolos, yakni: L.Y. Hari Sih Advianto, Maftuh Effendi, dan Yeheskiel Minggus. Kemudian untuk calon hakim ad hoc Tipikor di MA, adalaj Andreas Eno Tirtakusuma dan Sudiyo.

Sementara untuk calon hakim ad hoc HAM di MA, yaitu Edwin Partogi Pasaribu dan Roki Panjaitan. "Para peserta yang lolos diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan/kelulusan dalam proses seleksi," ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....