Menaker Lepas 24 Ribu Peserta Batch 3 Program Pemagangan Nasional
- 18 Jun 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menaker Lepas 24 Ribu Peserta Batch 3 Program Pemagangan Nasional
- Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki dunia kerja.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melepas sebanyak 24.456 peserta Batch 3 Program Pemagangan Nasional Angkatan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki dunia kerja.
Yassierli mengatakan, setelah menyelesaikan program magang, para peserta akan memperoleh kesempatan. Kesempatan itu untuk mengikuti sertifikasi kompetensi yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
“Kami membuka kesempatan kepada para peserta magang yang sudah selesai untuk melakukan sertifikasi kompetensi. Kami sudah pilihkan sekitar 20 kompetensi yang bisa mereka pilih untuk diuji di balai-balai Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Yassierli saat acara pelepasan peserta Batch 3 Program Pemagangan Nasional, Rabu, 18 Juni 2026.
Menurutnya, layanan tersebut diberikan agar peserta tidak hanya memperoleh sertifikat magang dan portofolio pengalaman kerja. Tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Yassierli menjelaskan, Program Pemagangan Nasional Angkatan I dimulai sejak Oktober 2025 yang dilaksanakan dalam tiga gelombang atau batch. Seluruh rangkaian program kini telah selesai dilaksanakan.
Yassierli mengungkapkan hasil evaluasi terhadap peserta Batch 1 menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi peserta. Berdasarkan survei Kemnaker, terjadi peningkatan kemampuan baik pada aspek teknis maupun soft skills.
“Dari survei kami, terjadi peningkatan kompetensi pada hampir 10 indikator. Nilainya meningkat dari rata-rata dua menjadi lebih dari empat dalam skala lima,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Batch 3, Kemnaker bekerja sama dengan 2.381 perusahaan dan 999 kementerian atau lembaga sebagai mitra. Jumlah peserta yang mengikuti batch terakhir tercatat mencapai 24.456 orang.
Meski demikian, Yassierli mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperbaiki. Salah satunya terkait sebaran peserta yang masih didominasi wilayah Pulau Jawa, terutama Jakarta.
Ke depan, Kemnaker akan mendorong pemerataan peserta di berbagai daerah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas. Selain itu, pemerintah juga berupaya memperluas akses bagi lulusan dari berbagai latar belakang pendidikan, termasuk penyandang disabilitas.
“Kami ingin memastikan program ini memberikan kesempatan yang setara. Khususnya, bagi seluruh lulusan perguruan tinggi di Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, Kemnaker akan terus memantau perkembangan para peserta setelah program berakhir. Melalui mekanisme pelacakan (tracer study) untuk melihat tingkat penyerapan mereka di dunia kerja setelah tiga hingga enam bulan.
Program Pemagangan Nasional Angkatan I sebelumnya menargetkan 100 ribu lulusan perguruan tinggi. Program tersebut mendapat dukungan lintas kementerian serta ribuan mitra industri yang menyediakan ruang belajar dan pengalaman kerja bagi peserta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....