Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjerat OTT KPK

  • 20 Jul 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan keprihatinan atas penangkapan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini melalui operasi tangkap tangan.
  • Bupati Lalu Ahmad Zaini telah mengikuti retret pembinaan di Magelang, Jawa Tengah, dan menerima pembekalan awal sebelum penangkapannya.
  • Pemerintah telah menerapkan sistem keuangan yang lebih transparan dan melakukan pembinaan kepada kepala daerah, namun penangkapan ini menunjukkan tantangan dalam penegakan hukum terhadap korupsi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian prihatin atas operasi tangkap tangan (OTT), yang menjerat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Padahal kepala daerah, lanjut Menteri Tito telah mengikuti retret di Magelang, Jawa Tengah.

“Saya prihatin karena kepala daerah sudah kita berikan retret, kemudian pembekalan awal, kemudian juga sudah dibuatkan sistem keuangan lebih transparan. Kemudian pembinaan telah dilakukan,” kata Menteri Tito kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan kepala daerah dalam acara rapat koordinasi nasional (Rakornas) di Sentul, Jawa Barat. Tito berharap kepala daerah lain agar mawas diri pasca OTT Bupati Lalu Ahmad Zaini.

“Kembali ke integritas masing-masing orang, jadi saya berharap dengan adanya OTT kepala daerah termasuk Lombok ini, kepala daerah lainnya agar semua mawas diri. Melakukan introspeksi, jangan sampai melakukan pelanggaran apalagi tindak pidana korupsi,” katanya menegaskan.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin 20 Juli 2026. KPK mengamankan 19 orang, termasuk Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

"KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat. Tim mengamankan 19 orang, kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi mengatakan pihak yang diamankan diantaranya adalah pihak swasta. Namun Budi belum mengungkap pihak-pihak yang terjaring OTT.

Budi menerangkan, perkara yang ditangani KPK diduga terkait penerimaan yang dilakukan oleh Bupati Lalu Ahmad. Terutama proyek-proyek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lombok Barat.

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati. Terkait proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Barat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....