KAI Tegaskan Komitmen Antikorupsi Melalui Seminar Hakordia
- 18 Nov 2025 19:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyelenggarakan seminar antikorupsi di Ballroom Jakarta Railway Center, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan sekaligus untuk menegaskan kembali komitmen KAI dalam memberantas seluruh praktik korupsi.
Seminar memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 bertema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Wakil Ketua KPK RI dan COO Badan Pengelola Investasi hadir sebagai pembicara dalam acara itu.
“Amanah itu mulia. Dalam perspektif agama maupun korporasi, amanah harus ditunaikan dengan adil dan penuh kesungguhan,” ujar Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj.
Said Aqil menegaskan peringatan Hakordia menjadi momentum untuk menguatkan amanah serta keadilan. Menurutnya, korupsi dalam bentuk apa pun akan melemahkan fondasi perusahaan dan menggerus kepercayaan publik.
“KAI memegang amanat besar dengan melayani sekitar 1,4 juta pelanggan setiap hari. Amanat ini menuntut integritas kuat pada seluruh proses,” ujar Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria.
Danantara Dony Oskaria menekankan setiap transformasi besar perusahaan harus dikawal dengan tata kelola disiplin. Pengawasan yang ketat sangat penting untuk memastikan manfaat investasi dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Pegawai KAI harus berorientasi pada kepentingan korporasi dan pelayanan publik. Ketika keadilan ditegakkan, seluruh proses bisnis berjalan konsisten dan akuntabel,” ucap Wakil Ketua KPK RI Fitroh Rohcahyanto.
Fitroh menyoroti lima prinsip penting yang harus dipegang teguh dalam membangun budaya perusahaan bersih. Ia juga menambahkan bahwa sebuah ekosistem yang bersih memerlukan kolaborasi semua pemangku kepentingan terkait.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan integritas telah menjadi fondasi utama transformasi. KAI sejak tahun 2020 lalu sudah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan berstandar internasional.
“Integritas adalah identitas budaya kerja KAI. Seluruh Insan menjalankan tugas dengan kesadaran bahwa tata kelola bersih adalah kunci keberlanjutan perusahaan,” ujar Anne.
KAI juga telah menyediakan berbagai kanal pelaporan bagi siapapun yang ingin menyampaikan indikasi pelanggaran. Sistem pengaduan tersebut juga sudah terintegrasi langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....