Menteri UMKM Nilai OTT Wamenaker sebagai Peringatan Dini

  • 23 Agt 2025 03:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tangerang: Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menyoroti tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wamenaker, Immanuel Ebenezer. Ia menilai, OTT tersebut merupakan peringatan dini dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar tidak melakukan penyelewengan.

"Seperti yang kita dengar baru-baru ini, ada rekan kita yang terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan, Red). Ini merupakan peringatan dini bagi kita semua," ujar Menteri Maman saat menghadiri HEXIA 2025, Jumat (22/8/2025).

Maman menyebut, pejabat negara yang terkena OTT mematikan 'role model' bagi mahasiswa di tempat pejabat tersebut berkuliah. Apalagi, saat ini, situasi makin ke depan, semakin tinggi harapan publik.l

Maka, lanjutnya, semakin besar pula yang dikerjakan sehingga menimbulkan banyak sekali kewajiban dari pejabat negara. "Sebagai pejabat negara kita membawa nama besar keluarga, anak kita, apalagi mahasiswa melihat abang-abangnya bisa ada di panggung nasional," ucapnya.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) Trisaksti ini berpesan kepada generasi muda, jika nanti mengemban amanat sebagai pejabat negara. Seorang pejabat juga harus menjaga nama baik keluarga hingga kampus tempat berkuliah sebelumnya.

Pasalnya, kata Maman, alumni suatu kampus yang menjadi pejabat negara sedianya akan menjadi contoh bagi mahasiswa-mahasiswa baru. "Kita sebagai senior, kita jaga nama baik itu agar terus bisa memotivasi mereka agar terus lebih baik sesuai bidangnya masing-masing," kata dia.

Maman berharap, adanya IKA Trisakti bukan hanya sekedar menjadi tempat pertemuan para alumni kampus. Namun, bisa menjadi organisasi yang menjadi pengingat kepada alumni-alumninya untuk terus menginspirasi para mahasiswa baru.

Ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Whitesky Aviation dengan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti dalam kegiatan tersebut. Institut Pariwisata Trisakti dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Trisakti juga teken MoU.

Kerja sama tersebut tentang pengembangan SDM kedirgantaraan melalui kurikulum berbasis proyek. Ada pula teaching factory, magang, pelatihan, riset, hingga kuliah umum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....