Sinergi TNI-Polri Didorong untuk Usut Tuntas Kasus di Asrama Brimob
- 05 Agt 2026 09:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyelidikan atas peristiwa meninggalnya seorang anggota kepolisian di Asrama Brimob, kawasan Slipi, Palmerah, pada Jumat, 31 Juli 2026 malam terus bergulir. Kasus yang kini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Barat tersebut dipastikan berjalan sesuai prosedur hukum.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Muhammad Nas juga menegaskan komitmen TNI untuk menghormati dan mendukung penuh seluruh proses hukum sedang berlangsung. Merespons kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong agar pimpinan kedua institusi melakukan koordinasi intens guna menyeleseaikan kejadian ini secara tegas dan transparan.
“Saya mendorong pimpinan TNI dan Polri, baik di tingkat wilayah maupun pusat, untuk berkoordinasi dan mengawal langsung penanganan kasus ini. Jika benar terjadi tindak pidana, maka siapapun pelakunya harus diproses secara tegas dan transparan," kata Sahroni dalam keterangannya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Sahroni menegaskan peristiwa tersebut tidak boleh digeneralisasi sebagai cerminan hubungan TNI dan Polri secara keseluruhan. Menurutnya, soliditas kedua institusi tetap harus dijaga.
“Saya meyakini soliditas TNI dan Polri tetap kuat. Jangan sampai ulah segelintir oknum justru memicu gesekan yang lebih luas di lapangan," ucapnya.
"Justru cara terbaik membuktikan soliditas itu adalah dengan mengusut perkara ini secara terbuka, profesional, dan tanpa pandang bulu. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap kedua institusi juga akan tetap terjaga."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....