Aksi Lari Ahmad Dedi di KPK Jadi Sorotan, Ini Penjelasannya
- 10 Mei 2026 00:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Video memperlihatkan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Ahmad Dedi berlari meninggalkan Gedung Merah Putih KPK viral. Peristiwa yang terjadi Jumat sore tersebut memicu berbagai spekulasi publik meski status hukum Ahmad Dedi masih sebagai saksi.
Dedi terlihat keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 15.43 WIB dengan pengawalan kerumunan awak media menunggu. Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas melalui media sosial dan sejumlah platform digital.
Saat dikonfirmasi, Dedi memberikan penjelasan terkait aksinya berlari meninggalkan area Gedung Merah Putih KPK tersebut. Ia mengaku spontan berlari untuk menghindari pertanyaan terkait kasus suap importasi barang yang sedang diselidiki penyidik KPK.
Menurut Dedi, dirinya diperiksa sebagai saksi sehingga memilih tidak memberikan komentar berlebihan kepada awak media nasional. Ia khawatir pernyataan di luar ruang pemeriksaan berpotensi memunculkan opini liar sebelum adanya keterangan resmi penyidik KPK.
“Saya merasa bahwa ketika memberikan pernyataan di luar ruang pemeriksaan dapat memicu opini publik yang liar. Dikhawatirkan memunculkan penilaian tidak terkendali sebelum adanya penjelasan resmi pihak berwenang nantinya," ujarnya pada wartawan, Sabtu, 9 Mei 2026.
Hingga pemeriksaan selesai dilakukan, penyidik KPK belum mengubah status hukum Dedi menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Kehadiran Dedi di KPK disebut untuk memberikan klarifikasi dan membantu penyidik mendalami dugaan aliran dana perkara.
| Baca juga: KPK OTT Bupati Lombok Barat |
Karena itu, keputusan Dedi mempercepat langkah meninggalkan Gedung KPK disebut dilakukan demi menjaga integritas hasil pemeriksaan penyidik. Ia juga tidak ingin materi pemeriksaan yang bersifat rahasia menjadi konsumsi publik secara prematur melalui pemberitaan media massa.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang di lingkungan Bea Cukai. Para tersangka berasal dari unsur pejabat Bea Cukai serta pihak swasta yang diduga terlibat perkara tersebut secara langsung.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan seluruh keterangan saksi masih akan terus didalami dan diuji penyidik nantinya. Menurutnya, fakta hukum dalam perkara tersebut baru akan terungkap melalui proses persidangan terhadap para tersangka yang ditahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....