KPK Periksa Pegawai Bea Cukai, Dalami Korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
- 04 Mei 2026 12:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
- Pegawai Bea Cukai diperiksa KPK terkait korupsi di DJBC
RRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saksi terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Salisa Asmoaji yang merupakan pegawai Bea Cukai.
"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi. Terkait dugaan tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,” kata jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam mendalami dugaan praktik korupsi di sektor kepabeanan. Termasuk kemungkinan adanya penyimpangan dalam proses pelayanan dan pengawasan.
Sebelumnya, KPK mengungkap perkara ini bermula dari dugaan permufakatan untuk mengatur jalur importasi. Sejumlah oknum pejabat DJBC diduga memanipulasi mesin agar barang milik PT Blueray Cargo tidak melalui pemeriksaan fisik.
Dengan manipulasi tersebut, barang impor diduga dapat lolos tanpa pemeriksaan ketat setelah adanya pemberian uang suap secara berkala. Dalam penyidikan kasus ini, KPK juga menemukan dugaan pengelolaan dana hasil praktik tersebut secara tersembunyi.
Para pelaku disebut menggunakan sejumlah lokasi sebagai tempat penyimpanan uang serta kendaraan operasional untuk menyimpan dana. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan pada awal Februari 2026, KPK menyita barang bukti senilai sekitar Rp40,5 miliar.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Dari unsur penerima suap, KPK menetapkan Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC.
Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC, serta Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC. Sementara pihak pemberi suap, KPK menetapkan John Field selaku pemilik PT Blueray Cargo.
Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi. Serta Dedy Kurniawan selaku Manajer Operasional perusahaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....