Menelisik Karier Bupati Cilacap Syamsul Auliya yang Terjaring OTT KPK

  • 14 Mar 2026 09:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kabupaten Cilacap kini menjadi pusat perhatian publik setelah pimpinan daerahnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat, 13 Maret 2026.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya kegiatan penangkapan terhadap orang nomor satu di Cilacap. “Benar, Bupati Cilacap,” ujar Fitroh di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Syamsul Auliya Rachman lahir di Cilacap, Jawa Tengah pada tanggal 30 November 1985. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas di sekolah negeri yang berada di wilayah Cilacap.

Gelar sarjana ia peroleh setelah lulus dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada tahun 2008. Syamsul kemudian mengawali pengabdian birokrasi sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Karier pemerintahannya dimulai saat ia menjabat sebagai Kasi Trantibum di Kecamatan Kedungreja tahun 2012. Syamsul sempat bertugas pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu serta Bagian Humas dan Protokol.

Syamsul menduduki jabatan sebagai Wakil Bupati Cilacap untuk masa bakti periode tahun 2017 sampai 2022. Ia kemudian terpilih menjadi Bupati Cilacap periode 2025-2030 dan baru dilantik oleh pemerintah pusat.

Syamsul juga memegang amanah sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Cilacap. Ia tercatat aktif memimpin organisasi partai tersebut untuk masa periode tahun 2021 hingga 2026.

Penyidik KPK turut mengamankan 27 orang lainnya dalam rangkaian operasi tangkap tangan. Pihak yang tertangkap terdiri dari unsur Aparatur Sipil Negara serta para pengusaha dari pihak swasta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....