Cerita Darwin Mahesa Memulai Karier di Industri Film Nasional

  • 30 Jun 2024 08:02 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Darwin Mahesa, merupakan sutradara film asal Banten, yang juga pendiri Kremov Picture. Pria kelahiran 1992 ini, menemukan minatnya pada perfilman sejak usia 15 tahun. Perjalanan Darwin dalam dunia perfilman semakin berkembang ketika ia memutuskan untuk mengejar pendidikan formal hingga S2 di bidang seni.

Hal ini memberinya kesempatan untuk belajar dari para profesional industri dan menjalin jaringan dengan sesama pecinta film.

Darwin mengungkapkan saat duduk di bangku sekolah, ia mempelajari dunia perfilman secara otodidak dengan dukungan peralatan yang seadanya. Dia sering merancang dan merekam film pendek bersama teman-temannya, menggali berbagai genre dari drama hingga eksperimen visual.

“Awal mula saya menyukai dan belajar dunia film saat kelas 1 SMA secara otodidak. Hanya dengan bermodalkan handphone, handycam, saya membuat karya pertama yang berjudul Love and Religion. Namun sebelumnya saya juga sudah sering membuat film yang saat itu formatnya masih 3gp,” ucapnya dalam dialog bersama RRI Banten beberapa waktu lalu.

Seiirng berjalanya waktu, Darwin terus mengikuti pembaharuan dan perkembangan kamera yang begitu pesat. “Selama 17 tahun hingga saat ini, saya mengikuti perkembangan dunia film, termasuk peralatanya, kalau dulu kamera itu menggunakan kaset pita, memori, dan sekarang sudah menggunakan kamera cinema,” kata dia.

Pria jebolah Untirta ini juga menjelaskan, dirinya merasa terdorong untuk menciptakan karya-karya dengan tujuan memperkenalkan kekayaan budaya Banten kepada dunia. Bersama dengan Meli Amelia dan dan sejumlah pemuda, Darwin mendirikan Kremov pada tanggal 15 Juni 2007.

"Dengan visi yang mengangkat tema kebudayaan, pariwisata dan kearifan lokal serta mengembangkan potensi ekonomi kreatif di sektor film dan audio visual," ucap Darwin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....