Menguak Gaya Kepemimpinan Ancelotti dalam Buku 'Quiet Leadership'
- 01 Mei 2024 12:16 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Penggemar sepak bola pasti sudah tak asing lagi mendengar nama Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia tersebut merupakan salah satu juru taktik tersukses di dunia yang telah meraih banyak gelar dari klub yang ia tukangi. Terbukti, Don Carlo, sapaan Ancelotti, menjadi pelatih yang pernah mengangkat trofi juara liga di lima negara, di antaranya Italia, Spanyol, Inggris, Jerman, dan Prancis.
Kepemimpinan Ancelotti di berbagai tim meninggalkan kesan mendalam. Apalagi tim tersebut baru saja memecat manajer yang jauh berbeda kepribadiannya dengan sang allenatore, semisal Jose Mourinho di Real Madrid. Ancelotti membawa pendekatan berbeda dan diakui pemain-pemain bintang sangat efektif dalam mengendalikan situasi di kamar ganti.
Gaya kepemimpinan Ancelotti dan kemampuan manajerialnya dituangkan dalam sebuah buku berjudul Quiet Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches yang dirilis tahun 2016 silam. Dalam buku karyanya tersebut, digambarkan keterampilan kepemimpinan yang tenang dan efektif dari sudut pandang seorang manajer yang sukses dalam sepakbola.
Pelatih kelahiran Reggiolo, Italia ini juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kepercayaan dalam memimpin tim secara efektif. Pembaca buku juga akan diajak bernostalgia dengan testimoni para pemain bintang yanng turut berbagi pengalaman berinteraksi dengan Ancelotti seperti Rivaldo, Zlatan Ibrahimovic, hingga Cristiano Ronaldo.
Ancelotti mengawali buku Quiet Leadership dengan menyoroti pentingnya pendekatan yang tenang dalam kepemimpinan. Dia menegaskan bahwa pemimpin tidak selalu harus galak, tetapi bisa diwujudkan melalui partisipasi yang aktif dan sikap bersedia untuk mendengarkan. Mantan gelandang timnas Italia itu juga menyoroti pentingnya membangun kepercayaan dalam menciptakan lingkungan agar setiap individu merasa didukung dan dihargai.
Dijelaskan dalam buku, reputasi Ancelotti di dunia sepakbola memang diakui usai delapan tahun mengemban tugasnya yang sarat trofi sebagai manajer AC Milan. Di sana, ia terlindung dalam budaya kekeluargaan klub, dikelilingi oleh staf yang loyal dan berperan sebagai sosok ayah bagi para pemain muda yang membutuhkan arahan di lapangan.
Namun, romantisme di Milan tak serta merta bisa terulang di tempat ain. Ia mencoba membangun budaya yang sama di klub Prancis, Paris Saint-Germain. Ancelotti hadir ketika klub ini punya infrastruktur pas-pasan, tapi berambisi di Ligue 1 berkat masuknya sponsor baru dari Qatar.
Langkah pertamanya yang ia lakukan tak berhubungan dengan sepak bola. Ia meminta manajemen klub membangun restoran agar para pemain PSG tidak langsung pergi usai latihan dan menghabiskan waktu dengan makan bersama.
Ancelotti juga menguraikan strategi komunikasinya dalam berhadapan dengan petinggi klub yang 'rewel' seperti presiden Real Madrid Florentino Pérez yang dan pemilik AC Milan Silvio Berlusconi. Di masa-masa sulitnya bersama Chelsea, ia juga beradaptasi dengan tuntutan pemilik klub, miliarder Rusia Roman Abramovich yang berbeda jauh dengan Perez maupun Berlusconi.
Dari pengalamannya tersebut, Ancelotti membagikan pelajaran penting bagi pembacanya. Ia menekankan tetaplah bersikap rendah hati, karena betapa pun berbakatnya diri seseorang, selalu ada kesempatan untuk bisa memecatnya dalam pekerjaan.
Secara keseluruhan, Quiet Leadership adalah panduan yang berharga bagi siapa pun yang ingin memahami keterampilan kepemimpinan tenang dan efektif. Ancelotti juga membawa pembaca larut dalam cerita perjalanan pribadinya sebagai manajer top dalam sepakbola, termasuk usahanya menciptakan budaya kepemimpinan yang sukses dalam tim.
Temukan cerita inspiratif dan kisah menghibur lainnya dalam Esensi Buku, program terbaru di Radio Republik Indonesia yang merupakan ringkasan buku-buku terkenal atau best seller dari dalam maupun luar negeri. Esensi Buku disiarkan setiap hari, Senin hingga Minggu antara pukul 23.00-24.00 WIB di Programa 1 dan setiap hari pukul 21.00 - 22.00 WIB di Pro 2 RRI Palangka Raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....