Mascara, Fake Lashes, atau Lash Extension, Mana yang Lebih Aman?
- 15 Sep 2026 13:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bulu mata memiliki peran penting dalam riasan karena memberikan kesan mata yang lebih ekspresif dan tegas.
- Mascara merupakan pilihan paling praktis untuk mempercantik bulu mata karena penggunaannya yang mudah dibandingkan fake lashes atau lash extension.
- Mascara tersedia dalam berbagai formula yang menawarkan efek berbeda seperti menebalkan, memanjangkan, melentikkan, atau menggelapkan bulu mata.
RRI.CO.ID, Jakarta - Bulu mata menjadi bagian penting dalam riasan karena bisa memberikan kesan mata yang lebih ekspresif dan tegas. Kini terdapat beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk mempercantik bulu mata yaitu mascara, fake lashes, atau lash extension.
Melansir Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mascara menjadi pilihan paling praktis karena penggunaannya mudah. Produk ini tersedia dalam berbagai formula yang menawarkan efek menebalkan, memanjangkan, melentikkan, atau menggelapkan bulu mata.
Meski begitu, mascara membutuhkan kebersihan lebih sebab aplikatornya bersentuhan berulang kali dengan area mata. FDA merekomendasikan agar mascara dibuang setelah beberapa bulan pemakaian karena risiko pertumbuhan jamur dan bakteri.
Sementara itu, fake lashes memberikan perubahan tampilan yang lebih dramatis tanpa proses pemasangan yang memakan waktu berjam-jam. Bulu mata palsu tersebut dipasang menggunakan lem khusus dan ditempelkan langsung di area mata.
Walaupun praktis, lem fake lashes tetap perlu diperhatikan sebab kelopak mata adalah salah satu area tubuh yang sensitif. FDA mengatakan fake lashes serta perekatnya adalah bahkan kosmetik yang harus memenuhi ketentuan pelabelan dan keamanan.
Di sisi lain, lash extension langsung dipasang pada bulu mata alami menggunakan lem sehingga hasilnya bisa lebih tahan. Prosedur tersebut biasanya memerlukan perawatan dan pengulangan pemasangan sebab bulu mata alami terus mengalami siklus pertumbuhan.
Lash extension juga memiliki risiko tertentu jika pemasangannya dilakukan dengan kebersihan atau teknik yang kurang tepat. Sejumlah komplikasi yang dilaporkan meliputi peradangan kelopak mata, iritasi, dan gangguan pada permukaan mata.
Oleh karena itu, pemilihan antara ketiganya sebaiknya mengutamakan kenyamanan, kebutuhan, kondisi mata, serta cara pemakaian. Tidak ada satu pilihan yang terjamin paling aman bagi semua orang sebab risiko bergantung pada pemakaiannya.
Bagi pengguna yang memprioritaskan kepraktisan, mascara bisa menjadi pilihan karena mudah dipakai dan dilepas. Tetapi, mascara tetap harus dijaga kebersihannya dan tidak digunakan bersama orang lain untuk mengurangi risiko kontaminasi.
Fake lashes bisa dipilih jika menginginkan tampilan yang lebih menonjol tanpa melakukan prosedur extension yang rumit. Pengguna tetap harus memastikan alat, lem, dan tangan bersih sebelum memakainya pada area mata
Lash extension memberikan hasil yang lebih tahan lama, tetapi prosesnya membutuhkan perhatian lebih terhadap kebersihan dan teknik pemasangan. Teknik pemasangan yang Salah bisa berujung pada risiko kesehatan mata yang serius.
Kesimpulannya, mempercantik bulu mata bukan sekadar berkaitan dengan hasil riasan, tetapi juga tentang kesehatan di area mata. Hentikan pemakaian saat muncul iritasi dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan. (Shafira Nursyifa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....