Mengenal Mark Rothko, Pelopor Color Field Painting dan Eksplorasi Warna

  • 24 Agt 2026 00:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perpindahan keluarganya ke Amerika menjadi permulaan perjalanan artistik Rothko hingga menjadi tokoh seni ternama.
  • Mark Rothko adalah salah satu tokoh penting seni modern Amerika yang dikenal melalui karya abstraknya yang menonjolkan bidang warna.
  • Rothko lahir dengan nama Markus Rothkowitz di Latvia pada tahun 1903 sebelum keluarganya pindah ke Amerika Serikat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Mark Rothko dikenal sebagai salah satu tokoh penting seni modern Amerika melalui karya abstraknya yang menonjolkan bidang warna. Karya Rothko mengajak penonton merasakan pengalaman emosional melalui warna dan komposisi.

Mark Rothko lahir dengan nama Markus Rothkowitz di Latvia pada 1903 sebelum keluarganya pindah ke Amerika Serikat. Perpindahan tersebut menjadi permulaan dari perjalanannya hingga menjadi salah satu tokoh seni ternama Amerika.

Pada awal kariernya, Rothko membuat karya yang menampilkan manusia, lanskap, dan berbagai objek dengan pendekatan ekspresif. Ia kemudian mengeksplorasi Surealisme sebelum meninggalkan bentuk konkret dan mengembangkan gaya yang semakin abstrak.

Memasuki 1940-an, Rothko mulai mengembangkan komposisinya ke Color Field Painting. Ia menggunakan bidang-bidang warna berukuran besar berbentuk persegi panjang.

Karakteristik karya Rothko dapat dilihat lewat bidang warna yang tertata secara tegak lurus dengan tepian permukaan kanvas yang lembut. Susunan tersebut memberikan kesan ruang yang seakan-akan bergerak saat dilihat dengan waktu yang lama.

Mengutip Museum of Modern Art (MoMA), Rothko mengaplikasikan lapisan cat tipis untuk menciptakan intensitas serta perubahan nuansa warna. Teknik tersebut membuat lapisan warna di bawah tetap terlihat sehingga menghasilkan kedalaman dan nuansa warna yang lebih kompleks.

Bagi Rothko, warna adalah sarana untuk menghadirkan pengalaman emosional kepada penonton. Ia ingin lukisannya memicu beragam perasaan, mulai dari tragedi, kebahagiaan, keheningan, hingga ketegangan.

Salah satu karya Rothko, No. 10, menampilkan bidang-bidang warna dalam komposisi yang sederhana. Museum of Modern Art mencatat Rothko mendorong pengunjung untuk melihat karyanya dari jarak dekat agar pengalaman visualnya lebih terasa.

Warna dalam lukisan Rothko terus berubah sepanjang kariernya, mulai dari nuansa warna terang hingga komposisi yang kian menggelap. Perubahan tersebut menggambarkan eksplorasinya terhadap kaitan ruang dengan warna dan suasana, juga pengalaman jiwa manusia.

Pendekatan Rothko membuat lukisan abstrak tidak harus bergantung pada objek atau cerita yang mudah dikenali. Penonton justru dapat membangun pemaknaan berdasarkan perasaan dan pengalaman masing-masing. (Shafira Nursyifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....