Tatash Pridasari: FOMO Lari Tak Masalah Selama Membawa Manfaat Kesehatan

  • 16 Jun 2026 16:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tatash Pridasari menilai fenomena FOMO dalam olahraga lari dapat berdampak positif jika mendorong seseorang hidup lebih sehat
  • Menurutnya, alasan awal mulai berlari tidak terlalu penting dibanding manfaat dan perubahan positif yang diperoleh
  • Selain menjaga kesehatan, event lari memberikan kebahagiaan, relasi baru, serta kesempatan mencapai target pribadi bagi pelari

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelari dan konten kreator Tatash Pridasari menilai fenomena FOMO (Fear of missing out) dalam olahraga lari dapat membawa dampak positif bagi kesehatan. Menurutnya, alasan awal seseorang mulai berlari tidak menjadi persoalan selama memberikan manfaat berkelanjutan.

Ia mengatakan, mulai menekuni olahraga lari karena terdorong fenomena FOMO yang berkembang. Namun, pandangannya berubah setelah melihat manfaat kesehatan yang diperoleh dari kebiasaan berlari tersebut.

“Tapi sejauh mana FOMO ini membawa kita, ternyata FOMO ini membawa kita kepada kesehatan. Jadi kalau menurut aku jika dikatakan FOMO, ya nggak apa-apa, setidaknya membawa kesehatan untuk diri sendiri," ujarnya kepada RRI PRO3 di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menilai fokus utama bukan terletak pada alasan awal seseorang memulai olahraga lari. Menurutnya, yang lebih penting adalah sejauh mana aktivitas tersebut membawa perubahan positif bagi pelakunya.

Tatash menyebut fenomena FOMO tidak selalu berdampak negatif apabila mengarahkan seseorang menuju gaya hidup sehat. Karena itu, ia memandang tren lari yang berkembang saat ini tetap memiliki nilai positif.

Selain kesehatan, Tatash mengaku menemukan kebahagiaan melalui suasana dan pengalaman dalam berbagai ajang lari. Ia mengatakan, event lari memberinya kesempatan bertemu relasi baru sekaligus mengejar target pribadi.

“Kalau aku pribadi, aku mencari vibes-nya sih, karena aku itu sekali race, kok ngerasa vibes-nya itu membawa kebahagian buat aku. Di situ aku banyak ketemu relasi baru, terus abis itu, ya dibilang punya target tertentu setiap race juga ada,” katanya.

Menurut Tatash, setiap pelari memiliki motivasi berbeda dalam mengikuti berbagai perlombaan yang tersedia. Ia menilai perpaduan antara target pribadi dan suasana positif menjadi daya tarik utama olahraga lari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....