Ada Cerita Rasa dan Komunitas di Keramaian Gerai Kopi
- 16 Apr 2026 08:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kopi bukan sekadar minuman pahit berwarna hitam, melainkan bagian dari ritme kehidupan banyak orang. Dari secangkir kopi, percakapan sederhana kerap berkembang menjadi ide, relasi, hingga kolaborasi.
Tren konsumsi kopi dunia terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Permintaan kopi global terus tumbuh dan diproyeksikan meningkat dalam beberapa periode ke depan, berdasarkan laporan Organisasi Kopi Internasional (ICO).
Di Indonesia, konsumsi kopi juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Data Departemen Pertanian Amerika Serikat memperkirakan konsumsi domestik mencapai 4,8 juta kantong pada periode 2025/2026.
Peningkatan konsumsi tersebut mendorong pertumbuhan jumlah gerai kopi di berbagai kota. Hingga akhir 2025, ratusan ribu gerai tercatat tersebar di Indonesia, menandakan persaingan yang semakin ketat.
Salah satu pelaku usaha yang ikut memperluas jaringan adalah Expat. Roasters dengan membuka gerai di kawasan BSD, Tangerang. “BSD berkembang pesat dan memiliki komunitas yang kuat, sehingga kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut,” ujar Founder Expat. Roasters, Shae Macnamara.
Gerai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang interaksi sosial. Pengunjung dapat datang sendiri atau bersama, sekaligus terlibat dalam suasana komunitas yang terbentuk.
Beragam jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia disajikan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa lokal. “Edukasi menjadi bagian penting agar pelanggan memahami proses di balik secangkir kopi,” kata Yande Wirawan.
Dalam kegiatan pembukaan, pengunjung diperkenalkan pada aktivitas coffee sensory. “Setiap kopi memiliki karakter berbeda yang dipengaruhi banyak faktor, dari asal hingga metode seduh,” tambahnya.
Di sisi lain, industri kopi juga menghadapi tantangan, terutama dari faktor alam. “Bencana di Sumatra berdampak pada pasokan dan harga kopi karena banyak lahan yang rusak,” ujar Shae Macnamara.
Secara global, Indonesia tetap menjadi salah satu produsen kopi utama dunia. Dengan potensi sumber daya dan pasar yang besar, industri kopi nasional masih memiliki ruang untuk terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....