Naya Salsabila Bangga Raih Penghargaan Bergengsi di FFA 2025
- 14 Des 2025 18:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Naya Salsabila Purwono atau yang lrbih dikenal dengan nama panggung DEWA Nayya, berhasil meraih penghargaan bergengsi 'Most Beautiful Women Free Fire' di ajang Free Fire Awards (FFA) 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu berprestasi dan mendapat apresiasi di industri esports Indonesia yang masih didominasi laki-laki.
DEWA Nayya memulai perjalanannya di dunia Free Fire dari lingkungan keluarga, tepatnya setelah diperkenalkan oleh adiknya. Dari sekadar mengisi waktu luang dengan perangkat yang sangat terbatas, ia konsisten bermain dan mempelajari game tersebut lebih dalam hingga akhirnya terjun ke arena kompetisi profesional.
Nama DEWA Nayya mulai dikenal luas di komunitas Free Fire Indonesia setelah aktif mengikuti turnamen-turnamen offline, khususnya di kategori ladies. Aktivitasnya kemudian berkembang ke dunia content creation, di mana ia berhasil meraih Silver Play Button dan Gold Play Button YouTube setelah mencapai lebih dari 1 juta subscriber. Kini, ia dikenal sebagai kreator sekaligus pro player Free Fire yang memiliki pengaruh signifikan di komunitas.
Pengumuman kemenangan DEWA Nayya berlangsung langsung saat acara Free Fire Awards 2025 dimulai. Ia mengetahui pencapaiannya ketika pengumuman pemenang disampaikan di atas panggung dalam suasana yang meriah dan penuh antusiasme dari para penonton.
Menurut DEWA Nayya, penghargaan ini bukan sekadar tentang penampilan fisik. Melainkan bentuk apresiasi terhadap keberadaan gamer perempuan di ekosistem Free Fire.
"Penghargaan ini bagi saya bukan hanya tentang penampilan, tetapi sebuah bentuk apresiasi terhadap keberadaan gamer perempuan di ekosistem Free Fire. Ini menjadi bukti bahwa perempuan bisa hadir, berprestasi, dan dihargai di dunia esports tanpa mengesampingkan kemampuan serta profesionalitas," ujarnya.
Ia meyakini bahwa pencapaian ini merupakan kombinasi dari aspek visual, personal branding, dan kontribusi nyata di komunitas Free Fire. "Visual dan personal branding memang menjadi bagian dari identitas sebagai publik figur, namun kontribusi dan konsistensi di komunitas Free Fire juga memiliki peran besar dalam penilaian tersebut," ucapnya.
Sebagian besar aktivitas DEWA Nayya dilakukan di Gaming House Dewa United yang telah disediakan langsung oleh tim. Di tempat tersebut, ia menjalani latihan rutin, bermain, dan membangun kemistri tim, sekaligus menjadi pusat pengembangan kariernya sebagai pro player dan kreator konten.
DEWA Nayya percaya bahwa kepercayaan komunitas Free Fire kepadanya datang dari konsistensi dalam berkarya. Selain itu juga sikap profesional, serta interaksi positif dengan para penggemar.
"Saya percaya kepercayaan itu datang dari konsistensi saya dalam berkarya, sikap profesional, serta interaksi positif dengan komunitas. Saya selalu berusaha menjaga attitude dan memberikan contoh yang baik sebagai gamer perempuan," kata dia.
Dalam membangun citra sebagai gamer perempuan, Naya konsisten meningkatkan kualitas konten dan kemampuan bermain sambil memperkuat personal branding di dunia content creator. Respons dari penonton sangat positif, banyak yang merasa terhibur dengan konten Free Fire maupun vlog yang ia buat, bahkan sering menagih video baru saat belum sempat mengunggah.
"Alhamdulillah, nama saya mulai dikenal dengan baik oleh para penonton. Respons mereka sangat positif - banyak yang merasa terhibur dengan konten Free Fire maupun vlog yang saya buat, bahkan sering menagih video baru saat saya belum sempat mengunggah. Dukungan itu menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berkarya," ujarnya.
Untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan bermain, penampilan, dan sikap profesional di ruang publik digital, DEWA Nayya selalu menjadikan profesionalitas sebagai prioritas utama. Kemampuan bermain menjadi fondasi, sementara penampilan dan personal branding ia posisikan sebagai pendukung agar pesan dan konten dapat tersampaikan dengan baik.
Tantangan terbesar yang ia hadapi sebagai gamer perempuan di industri yang masih didominasi laki-laki adalah menjaga mental dan konsistensi performa. Ia harus terus membuktikan kemampuan melalui hasil dan sikap profesional.
DEWA Nayya mengaku pernah mengalami stereotip dan diskriminasi, namun ia memilih menjawab dengan prestasi dan konsistensi. "Saya pernah mengalaminya, namun saya memilih menjawab dengan prestasi dan konsistensi. Bagi saya, hasil adalah jawaban terbaik," katanya menegaskan.
Menurut DEWA Nayya, kehadiran gamer perempuan di Free Fire Awards sangat penting bagi perkembangan ekosistem esports Indonesia. Kehadiran tersebut menunjukkan bahwa esports adalah ruang yang inklusif, membuka peluang lebih luas, dan memberikan inspirasi bahwa dunia game serta esports dapat dijalani siapa saja tanpa batasan gender.
Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus berkembang. Baik sebagai pro player, kreator, maupun figur publik yang membawa dampak positif bagi industri esports tanah air.
Bagi perempuan muda yang ingin menekuni dunia game dan esports, DEWA Nayya memberikan pesan inspiratif. "Jangan takut untuk memulai. Konsistenlah, terus belajar, dan percaya pada proses. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti mengejar mimpi," katanya menandaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....