Padel, Olahraga Urban Baru yang Makin Populer

  • 12 Agt 2025 16:51 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Sebuah tren baru tengah mewarnai dunia olahraga Indonesia. Bernama padel, olahraga ini menggabungkan unsur tenis dan squash dalam satu permainan seru, kompetitif, namun tetap ramah bagi pemula. Dan kini, demam padel mulai menjalar ke berbagai kota besar, termasuk Palembang.

Berbeda dari tenis konvensional, padel dimainkan dalam lapangan berdinding kaca berukuran lebih kecil, menggunakan raket padat tanpa senar dan bola mirip bola tenis, namun dengan tekanan lebih rendah. Permainannya cepat, penuh dinamika, dan biasanya dilakukan secara ganda—dua lawan dua.

Padel bukan hanya olahraga, tapi juga sarana sosial. Banyak komunitas bermunculan dari berbagai kalangan, dari karyawan, mahasiswa, hingga selebritas. Bahkan, turnamen mini dan pertemuan komunitas mulai sering digelar, memperlihatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini.

"Awalnya cuma iseng ikut teman, eh ternyata ketagihan. Sekarang rasanya pengen rutin main seminggu dua kali. Seru banget, apalagi kalau rame-rame bareng teman!" cerita Prita (29), pemain padel asal Palembang.

Sejak kemunculannya di Jakarta dan Bali pada 2023, lapangan padel terus bertambah. Kini, Bandung, Surabaya, hingga Palembang mulai mengikuti jejak kota besar lainnya. Meski belum sepopuler futsal atau bulutangkis, padel jelas mencuri perhatian sebagai olahraga alternatif yang stylish dan modern.

Di Palembang sendiri, meskipun belum banyak fasilitas khusus padel, beberapa lapangan indoor dilaporkan telah menyediakan layanan untuk menyambut minat masyarakat yang terus bertumbuh. Bahkan, menurut pantauan tim RRI, sudah ada dua lokasi yang mulai membuka sesi bermain padel untuk umum.

"Kami melihat minat ini sebagai peluang. Selain menyediakan fasilitas, kami juga ingin membangun komunitas padel yang sehat dan inklusif," kata Dimas Herlambang, pengelola lapangan olahraga di kawasan Jakabaring.

Tak hanya menarik bagi pecinta olahraga, padel juga membuka peluang ekonomi baru. Dari pembangunan lapangan khusus, penyediaan raket, bola, hingga busana olahraga khusus padel—semua ini tengah dilirik oleh pelaku bisnis lokal.

Bahkan, sejumlah investor telah mulai menjajaki kemungkinan membangun klub padel eksklusif yang dikombinasikan dengan gaya hidup modern: lounge, kafe sehat, hingga kelas privat bersama pelatih bersertifikat.

“Padel cocok untuk gaya hidup aktif yang fun. Ini bukan hanya olahraga, tapi juga tempat untuk jejaring sosial,” ujar Meutia Sari, pengusaha muda yang tengah mempersiapkan pembukaan lapangan padel di kawasan Palembang Icon.

Dengan pertumbuhan yang cepat dan daya tarik lintas usia, padel berpotensi masuk dalam agenda olahraga nasional dalam waktu dekat. Beberapa komunitas bahkan tengah menjalin komunikasi dengan federasi olahraga dan KONI daerah untuk mendorong padel masuk ke turnamen resmi.

Ke depan, bukan tak mungkin padel akan menjadi salah satu cabang olahraga baru di PON atau SEA Games, sebagaimana sebelumnya futsal atau panjat tebing masuk ke ranah kompetitif nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....