Hobi Bowling Bisa Jaga Kesehatan Mental dan Fisik

  • 13 Jun 2025 10:35 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Menjadi hobi yang mudah dimainkan, bowling menjadi kegiatan yang mulai banyak digemari beragam kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Bowling tak hanya sekedar sebuah game tapi juga kegiatan yang memberikan kesenangan hingga manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental. Saat menggulingkan bola bowling, banyak otot yang bekerja mulai dari otot lengan yang memberikan dorongan, otot bahu, otot punggung dan otot kaki.

Selain itu koordinasi tubuh yang tepat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan badan saat mengayun dan melangkah ke arah lintasan. Gerakan menggulingkan bola dengan menjaga postur dan membungkuk juga dapat meningkatkan fleksibilitas dan ketangkasan pemain.

Walaupun tidak tergolong dalam olahraga berat, satu sesi bowling berdurasi 60 menit bisa membakar 150 hingga 300 kalori tergantung intensitas permainan. Hal ini juga membantu memperlancar aliran darah dan menjaga kesehatan jantung.

Pada mental seorang pemain bowling, kegiatan ini juga bisa mengurangi stress, meningkatkan mood dan mencegah perasaan sepi karena kebanyakan permainan bowling ini dimakinkan lebih dari 1 orang.

“Bowling tak hanya kegiatan sosial tapi juga ada kekuatan fisik, teknik dan fokus. Main game ini secara teratur membuat saya meningkatkan konsentrasi dan berpikir taktis”, kata Lintang Putri (13/6/2025).

Ia juga membagikan teknik dalam permainan bowling yakni posisi awal (stance) dengan cara berdiri tegak dengan kedua kaki selebar bahu, pegang bola dengan kedua tangan di depan dada, posisi tubuh harus rileks, fokus pandangan ke arah target pin atau marker di lintasan.

Teknik kedua yaitu langkah menuju lemparan dengan 3 hingga 5 langkah sebelum menggulingkan bola. Langkah pertama kecil dan santai diikuti langkah lebih panjang dengan tetap stabil. Ditutup dengan langkah terakhir (slide) untuk menjaga keseimbangan dan akurasi.

“Baiknya gunakan sepatu khusus bowling agar lebih aman dan nyaman”, ujarnya.

Lintang menjelaskan, jangan hanya fokus pada pin tapi manfaatkan juga panah kecil di lintasan (arrow marks) sebagai kontrol lemparan. Bisa menggunakan lemparan teknik lemparan lurus (straight) yang biasa dipakai pemula dengan telapak tangan tetap menghadap ke atas.

"Bisa juga teknik lemparan melengkung (hook) yang sering digunakan oleh pemain berpengalaman dengan memberikan sudut masuk agar bisa menyerang bola dari samping," ucapnya. (Masrur Adiputra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....