Hobi Menulis dalam Kesehatan Mental Menurut Psikolog Klinis
- 28 Feb 2025 11:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Yayasan Nalar Naluri menggelar Diskusi Laporan Penelitian ‘Writing is Healing, Writing is Protecting’, pada Kamis (27/2/2025). Dalam diskusi ini, Psikolog Klinis, HIMPSI, Kurnia Mega, menekankan bahwa menulis dapat membantu individu mengolah emosi dan memperkuat resiliensi.
“Memperkuat bukan sekedar ekspresi, tetapi juga membangun resiliensi individu dalam menghadapi hal sulit,” katanya dalam keterangan kepada RRI di Jakarta.
Kurnia, yang juga mendalami Creative Art Therapy sejak 2015 bersertifikat dari Inggris menjelaskan, bahwa terapi seni kreatif mencakup berbagai metode. “Seperti menggambar, membuat mandala, membentuk clay, hingga journaling”, ujarnya.
Menurutnya, metode-metode ini membantu individu mengolah emosi dan melindungi kesehatan mental. “Dulu, menulis dengan pena adalah kebiasaan yang melatih ketahanan mental. Sekarang, dengan kemudahan teknologi, kebiasaan itu mulai berkurang,” ujarnya menambahkan.
Ia juga menekankan bahwa menulis dapat menjadi alat untuk memahami diri dan melindungi mental. “Dengan resiliensi yang kuat, seseorang dapat lebih siap menghadapi tantangan hidup,” katanya.
Kurnia mendorong lebih banyak orang untuk menjadikan menulis sebagai bagian dari keseharian. Menurutnya, menulis tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga alat untuk menjaga kesehatan mental. (Arini Noviawati Gunawan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....