Kolaborasi Desainer, Ubah Ceker Jadi Produk Ramah Lingkungan

  • 27 Feb 2025 21:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Desainer Produk Indonesia, Rininta Isdyani berkolaborasi dengan Alve Lagercrantz dan HIRKA dalam proyek Cuir Mache. Proyek ini merupakan sebuah pengolahan limbah ceker ayam menjadi bahan kulit lebih ramah lingkungan.

“Kami mencoba mengembangkan bagaimana jika produk ini diproduksi tanpa jahitan,” kata Rininta saat diwawancarai dalam acara Pembukaan Pameran Desain Berkelanjutan 'Design Matters Lab' di Erasmus Huis, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025). Dikatakan, teknik ini memungkinkan kulit ceker ayam dibentuk menjadi benda tiga dimensi dengan lebih cepat.

Mereka menjalankan dua metode produksi untuk menghasilkan bahan kulit. Salah satu metode dilakukan di laboratorium dengan mencampurkan ceker mentah dan bahan kimia tertentu.

“Kami mengekstrak kolagen dari ceker ayam untuk membuat bahan kulit biodegradable,” ujar Rininta. Teknik ini bertujuan mengurangi penggunaan bahan sintetis dalam pembuatan kulit.

Mereka juga mengeksplorasi metode lateks yang sudah dikenal di industri kulit. “Kami memperkuat lem dengan campuran benzoyl peroxide agar lebih kuat,” katanya.

Pewarnaan masih menggunakan bahan sintetis, tetapi mereka terus mencari alternatif alami. Menurutnya, kolaborasi dengan pihak lain dapat membantu mengembangkan cat yang ramah lingkungan. (Pitri Noviyanti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....