Rekomendasi Anjing Ras Mini untuk Dipelihara
- 30 Nov 2024 19:19 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Dari beberapa jenis anjing di dunia, jenis anjing yang mungil ternyata juga banyak diminati orang. Dengan berbagai alasan, jenis anjing kecil ini layak dijadikan hewan peliharaan di rumah dan berbagi kasih sayang untuk hidup bersama.
Berikut ini jenis- jenis anjing kecil yang tidak bisa besar untuk Grameds jadikan hewan peliharaan di rumah:
1. Anjing Pudel
Pudel adalah salah satu jenis anjing kecil yang tidak besar yang popular dijadikan hewan peliharaan oleh banyak orang. Bulunya yang tampak keriting dan tebal membuatnya tampak seperti boneka hidup yang sangat menggemaskan. Pudel memiliki sifat yang aktif, pandai, patuh, dan juga mudah untuk dilatih. Jenis anjing mungil ini berasal dari Jerman dan bisa bertahan hidup sekitar usia 12 sampai 15 tahun.
Anjing pudel sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya toy poodle yang banyak dipelihara orang. Cara merawat anjing pudel yang perlu Grameds perhatikan adalah perawatan bulunya yang lumayan tebal dan ikal, yakni sering membawanya ke salon. Grameds juga harus menyediakan makanan yang sehat dan vitamin untuk anjing jenis ini karena pudel yang sehat termasuk suka makan.
2. Anjing Pomeranian
Anjing Pomeranian termasuk jenis anjing kecil yang banyak dipelihara di Indonesia. Anjing jenis ini banyak menjumpai dan sering disebut dengan anjing pom. Pomeranian adalah jenis anjing yang super mini yang bisa dipelihara dibandingkan jenis anjing kecil lainnya. Anjing ini sudah tidak bisa tumbuh besar lagi dan biasanya hanya bisa berbobot maksimal sampai 3,5 kilogram saja. Jenis anjing kecil ini cocok dipelihara di rumah atau apartemen yang tidak terlalu besar karena ukurannya yang sangat mungil.
Anjing Pomeranian masuk dalam ras anjing spitz yang merupakan kumpulan anjing berbulu tebal dan panjang dengan daun telinga yang agak kecil dan tegak. Cara merawat anjing Pomeranian yang perlu diperhatikan adalah bulunya yang tebal dan mudah tumbuh panjang, Jadi harus rutin memotongnya di salon agar tetap terlihat rapi.
Anjing mungil ini berasal dari Jerman dan bisa bertahan hidup sampai 16 tahun. Karakteristik fisiknya yang bisa dikenali adalah warna bulunya yang putih, abu-abu, cokelat, kuning kecoklatan dan ada juga yang jingga.
3. Anjing Maltese
Selain pudel, ada anjing maltese yang juga populer jadi hewan peliharaan dan sekilas memang memiliki karakteristik tubuh yang hampirs sama. Padahal anjing maltese berasal dari ras yang berbeda dengan pudel. Karakteristik bulunya tidak terlalu keriting seperti pudel namun tetap tampak seperti boneka. Bulu anjing jenis ini bisa tumbuh tebal dan sangat panjang, itulah sebabnya biasanya pemiliknya sengaja untuk memanjangkannya.
Anjing maltese memiliki karakter sifat yang lembut, responsive, jinak, lumayan aktif, dan suka bermain. Selain itu anjing maltese adalah salah satu anjing yang pemberani dan tidak pemalu, itulah sebabnya ia mudah akrab dengan teman baru atau orang baru. Anjing kecil ini bisa memiliki berat sampai 4 kilogram.
4. Anjing Pug
Jenis anjing kecil yang tidak bisa besar selanjutnya adalah pug yang bisa dipertimbangkan untuk menjadi hewan peliharaan. Pug memiliki wajah yang lucu dengan hidungnya yang pesek. Bentuk tubuh anjing pug lebih gempal, kepalanya bulat dengan moncong yang pendek, dan telinga yang tipis seperti kelopak bunga mawar. Berbeda dengan anjing kecil sebelumnya, pug memiliki bulu yang lebih pendek dan halus, bahkan hampir tidak terlihat.
Anjing pug yang bisa ditemukan di Indonesia biasanya berwarna hitam, silver, apricot, dan fawn. Anjing pug adalah anjing peliharaan yang cocok menjadi penjaga yang baik di rumah. Pug juga memiliki sifat yang manis dan ramah pada anak-anak atau tamu yang datang berkunjung ke rumah. Cara merawat anjing yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatannya yang mudah terkena flu karena moncongnya yang pendek sehingga membuatnya rentang terkena penyakit pernafasan. Jadi perlu memperhatikan ventilasi udara yang cukup di rumah jika ingin mengadopsi anjing pug.
5. Anjing Chihuahua
Anjing Chihuahua adalah salah satu jenis anjing kecil yang juga populer jadi hewan peliharan karena bentuknya yang menggemaskan. Ukuran anjing Chihuahua bahkan menyerupai mainan dan berat badannya tidak melebihi sampai tiga kilogram. Anjing jenis ini memiliki beragam jenis warna, seperti coklat, putih, krem, emas, dan kuning kecoklatan.
Bulu Chihuahua tidak sepanjang poodle atau Pomeranian, jadi perawatannya lebih mudah. Anjing jenis ini memiliki sifat yang lebih bersemangat dan lincah.
6. Anjing Shih-Tzu
Anjing Shih-Tzu adalah ras anjing tertua yang berasal dari bangsa Tiongkok yang memiliki tubuh yang mungil. Bulu anjing ini sangatlah panjang, bahkan bisa sampai menutupi wajah. Hal itulah yang membuat anjing jenis ini sangat unik dengan bulu halusnya yang panjang membuatnya sangat menggemaskan saat berjalan atau bergerak.
Karena rambutnya yang panjang itulah biasanya sang pemilik mengkreasikan dandanan anjing ini dengan pita atau mengikatnya bulunya dengan riasan lain. Riasan itulah yang membuat anjing Shih-Tzu semakin menggemaskan. Cara merawat anjing ini tentu perlu diperhatikan dari jenis bulunya yang panjang dan pastikan si anjing tetap nyaman dengan penampilannya untuk bergerak atau bermain.
Anjing kecil ini memiliki sifat yang ramah, cukup lincah, dan cerdas. Berat anjing Shih-Tzu bisa mencapai 7,2 kilogram, namun karena kakinya yang pendek membuatnya tetap terlihat mungil dan minimalis. Jenis anjing ini bisa bertahan hidup sampai 16 tahun.
7. Anjing French Bulldog
Anjing French Bulldog bisa dipilih untuk dijadikan hewan peliharaan jika ingin memelihara bulldog namun tidak ingin dengan ukurannya yang terlalu besar. Anjing jenis ini sangat lucu karena merupakan campuran English Bulldog dan anjing ras prancis yang ditemukan pertama kali sekitar tahun 1800-an. Sekilas mungkin wajah French Bulldog tampak angkuh, namun anjing ini memiliki sifat yang sangat ramah dan mudah bergaul dengan teman baru atau orang baru.
Sekilas bentuk wajahnya juga mirip dengan anjing pug, namun anjing jenis ini memiliki bentuk telinga yang berbeda, yakni lebih tinggi dan lebar. Selain itu hidungnya lebih mancung dari anjing pug meskipun tetap terlihat pesek. Karakteristik anjing French Bulldog adalah bermalas-malasan dan sedikit manja, namun Anjing ini akan aktif jika diajak bermain.
Anjing French Bulldog bisa bertahan sampai umur 12 tahun asalkan bisa merawatnya dengan baik dan tidak sakit-sakitan.
8. Anjing Dachshunds
Membicarakan jenis anjing kecil yang tidak besar kurang lengkap rasanya jika tidak membahas anjing dachshunds karena bentuknya yang mungil. Anjing jenis ini memiliki tubuh yang panjang namun berkaki kecil. Berat dachshunds bisa mencapai 15 kilogram, namun karena ukuran kakinya yang kecil, anjing jenis ini tetap terlihat kate. Ras anjing asal Jerman juga dikenal dengan julukan “anjing berang-berang”.
Bentuknya yang unik membuat banyak orang ingin menjadikannya hewan peliharaan. Meskipun ukurannya yang lumayan mungil, dachshunds adalah jenis anjing yang pemberani, cerdas, dan keras kepala. Anjing ini memiliki naluri yang kuat untuk menjaga pemiliknya. Itulah sebabnya anjing jenis ini juga cocok dijadikan teman untuk anak-anak agar lebih menyayangi hewan.
Dibandingkan anjing mungil jenis lainnya, cara merawat dachshunds tergolong lebih mudah karena tidak memiliki bulu yang tebal dan panjang. Anjing ini juga mandiri dan aktif bergerak, sehingga kita tidak perlu terlalu banyak mengajaknya bermain.
9. Anjing Bichon Frise
Bentuk tubuhnya yang mungil dan bulu lebatnya yang berwarna putih membuat anjing bichon frise tidak perlu diragukan lagi kelucuannya. Bahkan sekilas bisa mengira hewan peliharaan ini adalah boneka hidup yang menggemaskan. Selain itu banyak orang yang susah membedakannya dengan anjing pudel, padahal kedua jenis anjing ini berasal dari ras yang berbeda.
Anjing Bichon Frise berasal dari ras Pulau Malta, Spanyol yang cenderung memiliki sifat yang ceria dan pengasih. Namun dalam kondisi tertentu, anjing jenis ini bisa sangat sensitif dan rewel. Jadi harus bisa menjaga suasana hatinya terus senang, terutama saat bepergian agar tetap membuatnya nyaman.
Bulu anjing bichon frise adalah berwarna putih dan sangat halus. Jika bisa merawatnya dengan baik maka bentuk bulunya bisa sangat bagus, yakni memadat dan mengembang seperti bola kapas. Jadi cara merawat anjing bichon frise adalah memperhatikan bulunya yang tebal dan halus tersebut dengan memberi beberapa perawatan, misalnya vitamin rambut atau khusu untuk bulu anjing.
10. Anjing Yorkshire Terrier
Jenis anjing kecil yang bisa dicoba adobsi selanjutnya adalah Yorkshire Terrier dengan ukuran tubuhnya yang mungil bahkan bisa tertutup bulunya yang sangat panjang. Anjing jenis ini memiliki sifat penyayang dan naluri yang kuat untuk melindungi pemiliknya. Ukurannya yang mungil bahkan nyaris seperti mainan, namun jenis anjing ini memiliki percaya diri yang tinggi., bahkan dijuluki sebagai anjing yang “kemayu” karena suka mencari perhatian orang di sekitarnya.
Selain itu anjing ini juga bisa sangat lincah, aktif bergerak lari kesana kemari, sehingga Grameds perlu menyediakan ruangan yang lumayan besar untuk area geraknya. Jenis anjing ini juga cocok diajak olahraga bersama karena karakternya periang dan tidak pemalu bertemu banyak orang. Anjing jenis ini bisa memiliki berat badan sampai 3,1 kilogram.
Cara merawat anjing Yorkshire Terrier adalah fokus pada perawatan bulunya yang panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....