Tantangan Membuat Film, Menurut Komunitas Sefruit Films

  • 31 Okt 2024 04:21 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Membuat film bukan hal mudah. Ada beragam tantangan yang umumnya dihadapi. Terlebih bagi mereka para sineas (pembuat film) lokal yang ada di daerah, seperti komunitas Sefruit Films yang ada di Kota Madiun.

Salah satu pendiri Sefruit Films Nahnu Anshorullah mengatakan, tantangan yang terbesar adalah dana. “Pokok pertama adalah dana. Soalnya untuk bikin film, budget-nya tidak seratus, dua ratus, tapi bisa puluhan hingga ratusan juta,” ujar dia.

Nahnu menceritakan, seperti film karya Sefruit Films yang berjudul Jodohku Ada Di Tanda Pesawat Nomor Tiga. “Itu kami habiskan Rp30 juta. Bahkan itu belum selesai,” ujar dia, saat menjadi narasumber Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) Pro 1 RRI Madiun.

Bagi filmmaker yang digawangi anak-anak muda, dan ada di daerah, jumlah tersebut terbilang cukup besar. Karena itu, mereka harus memutar otak untuk mendapatkan pendanaan. Salah satunya, adalah menggandeng sponsor.

“Untuk tantangan lainnya adalah waktu. Tapi itu lebih mudah diatasi. Karena kita bukan empat orang namun banyak. Kalau satu orang tidak bisa, dapat digantikan oleh orang yang lain,” ucap Nahnu.

Dalam mengatasi pendanaan, sponsorship harus bekerja lebih ekstra. “Tugas dari sponsorship, tidak lepas dari cari uang untuk pendanaan, untuk konsumsi, bayar talent, beli alat pendukung art,” ucap Gatty Prayitno Putri anggota Sefruit Films bidang sponsorship.

Gatty menyebut, umumnya sponsor berasal dari koneksi teman-teman anggota. “Dari kecil, seperti dari teman yang suka support film, dari FnB (Food and Beverage) untuk makanan mungkin, kerjasama dengan hotel dan produk lainnya,” ujar dia.

Dari sini, diharapkan dana untuk produksi film bisa tercover. Selain pendanaan, dalam promosi film juga bukan hal mudah. Namun, mereka mensiatinya dengan melakukan beberapa kerjasama.

“Untuk promosi itu yang kami gunakan adalah kerjasama, misal dengan resto untuk launching. Sehingga bisa menggaet orang, kerjasama dengan mahasiswa di Madiun untuk nobar. Kita bisa bedah film. Banyak jalan, maunya gimana untuk promosi film,” ucap dia.

Nahnu menambahkan, untuk promosi film biasanya juga mewajibkan anggota untuk share baik bentuk story atau feed di media sosial. “Kami juga gandeng aktor yang followers-nya banyak, sudah ribuan, harapannya bisa menggaet massa,” ucap dia.

Dalam produksi film, ada beberapa bagian yang dijalankan Sefruit Films. Seperti Director (sutradara), Director of Photography (DOP), Script Writer, Art Director, Sponsorship dan lainnya.

Sebagai director dan DOP memiliki beberapa tugas. “Director itu sutradara dalam film yang berperan dalam mengatur jalannya cerita dan mengatur semua hal yang ada di film tersebut,” ujar Nahnu yang juga sebagai Director dan DOP.

Menurutnya, Script Writer, Art Director, Cameraman itu masuk dalam ranah sutradara. “Baik buruknya film juga tergantung stutradara. Kenapa? karena sebelum produksi ada pra produksi, menyiapkan hal-hal yang masuk dalam film tersebut,” ujar dia.

Dari pemilihan lokasi, jelas Nahnu, sutradara juga punya referensi. “Kita kasih tunjuk. Misal scene kamar, warna krem, ranjang besar, nanti sutradara berikan referensi ke yang bertugas,” ujar dia.

Selain Director, Nahnu juga DOP. “DOP, dia yang bertugas memvisualkan cerita yang diangkat sutradara. Dan itu harus sesuai dengan visi sutradara. Karena dalam sinematografi itu ada filosofi. Baik angle, komposisi, maupun level,” ujar dia.

Selain itu, dalam membuat film ada yang bertugas sebagai Art Director. “Tugasnya, singkatnya begini, kalau misal dipertontonkan scene kamar, jadi ada barang, hal yang berkaitan dengan scene tersebut,” kata Yudha Ghulam Athoillah anggota Sefruit Films yang bertugas Art Director.

Sedangkan tugas Script Writer, Diah Ayu Puspita anggota Sefruit Films mengatakan, sebelum syuting harus punya gambaran mau bikin film seperti apa. “Awalnya ide, ide tidak bisa kami eksekusi tanpa adanya skenario,” ujar dia.

“Jadi saya sebagai Script Writer, saya menulis skenario dari scene pertama sampai selesai,” ujar Diah. Dari berbagai tugas tersebut, semua harus dikerjakan bekerjasama sebagai tim, agar film yang diproduksi sesuai dengan yang diharapkan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....