Agar tidak Terjebak Fomo, Bijaklah dalam Bermedia Sosial

  • 21 Okt 2024 08:23 WIB
  •  Sintang

KBRN, Sintang: Menggunakan media sosial bisa mendatangkan kebaikan dan keburukan. Oleh karena itu, sangat penting untuk para pengguna media sosial mengedepankan unggahan yang positif serta membangun hubungan yang lebih sehat di ruang digital.

Salah satu dampak negative dari bermedia sosial yang dirasakan yakni fear of missing out (FOMO) yang menggambarkan tentang perasaan cemas dan khawatir saat seseorang merasa tertinggal dari orang lain. Akibat menggunakan gawai tanpa kenal waktu untuk kepentingan berselancar di media sosial yang menampilkan fitur-fitur yang mendukung untuk update video bahkan foto pada unggahan pengguna. Bisa berdampak pada kesehatan mental dikarenakan pemakaian gawai secara berlebihan.

Dilansir dari Antaranews.com, Belakangan ini kota-kota besar Di Indonesia dilanda demam gantungan kunci berwujud boneka monster dengan gigi tajam yaitu Labubu karya seorang seniman asal Hong Kong, Kasing Lung, menjadi viral setelah personel band K-pop, Lisa "Blackpink" memopulerkannya lewat media sosial. Banyak orang rela mengantri sampai berjam-jam mulai dari anak-anak hingga orang dewasa demi bisa mendapatkan boneka tersebut agar tidak ketinggalan zaman.

Orang yang sudah dihinggapi FOMO memiliki kecenderungan akan terus-menerus merasa perlu untuk terlibat dalam segala hal supaya dirinya tidak kehilangan momen untuk memiliki gaya hidup hedonis alias bersenang-senang tanpa batas.

Selain membuat mental terganggu, masalah seperti ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja, karena berpengaruh terhadap kondisi finansial anda juga. Untuk terhindar dari tren FOMO tetapkan tujuan anda sendiri dan fokus dengan apa yang menurut anda penting. Memiliki tujuan yang jelas membuat anda lebih mudah untuk mengalihkan perhatian dari apa yang orang lain lakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....