Lirik Lagu Suratan Versi Dangdut Difarina Indra Adella Trending
- 19 Agt 2024 22:11 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Lagu "Suratan" yang dinyanyikan oleh Difarina Indra Adella kini tengah trending di YouTube. Video yang diunggah di kanal Henny Adella, yang memiliki 3,85 juta subscriber, telah ditonton sebanyak 397 ribu kali dalam lima hari terakhir. Saat artikel ini dibuat, lagu tersebut berada di peringkat #10 di daftar trending untuk musik.
Lagu ini merupakan remake dari lagu lawas "Suratan" yang pertama kali dipopulerkan oleh Tommy J. Pisa pada tahun 1987. Lagu yang ditulis oleh Acil Pasra ini awalnya terkenal dalam genre pop dan menjadi salah satu hits di era kaset pita. Netizen menyambut positif versi dangdutnya, seperti komentar @nana_vidio4687, "Mantap cantik lagu lawas menyentuh".
Dalam versi terbaru ini, lagu "Suratan" diaransemen oleh OM ADELLA dan dinyanyikan oleh Difarina Indra dengan gaya dangdut yang khas. Banyak penggemar yang merasa lagu ini cocok diubah menjadi dangdut koplo. "Lagu dari Tommy J. Pisa emang paling cocok dibuat dangdut koplo," tulis @ramaarema6443 di kolom komentar.
Lagu "Suratan" versi dangdut juga bisa didengarkan di program radio "PRO Dangdut" di PRO4 RRI Surakarta. Acara ini mengudara setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.00-17.00 WIB. Pendengar dapat merequest lagu ini melalui WhatsApp di nomor 089520895244 link streaming s.id/pro4rrisurakarta.
Kesuksesan lagu "Suratan" versi dangdut membuktikan bahwa lagu-lagu lawas masih memiliki daya tarik ketika diaransemen ulang dengan gaya yang lebih modern. "Ini salah satu bukti bahwa musik dangdut dapat menghidupkan kembali lagu-lagu legendaris," ujar seorang penggemar.
"Berikut Lirik Lagu Suratan Versi Dangdut Difarina Indra Adella Trending YouTube"
Ingin ku menangis saat ku terpaku
Mengenangkan nasib diri yang tiada arti
Tak pernah kunikmati megahnya dunia
Bahkan ku tak pernah tahu cantiknya raut wajahmu
Duhai Kekasih
Hari-hari berlalu bagai dalam mimpi
Seakan ku berjalan di balik awan kelabu
Yang ada hanya hitam
Yang ada hanya kelam
Aku melangkah dengan perasaan
Mengapa daku terlahir ke dunia ini?
Hanya menanggung beban duka dan derita
Pernah kusesali, namun, itu tiada arti
Kini aku sadari, semua itu suratan dari-Nya
(Tabahkan hatimu kasih.., tabahkan hatimu sayang)
Hari-hari berlalu bagai dalam mimpi
Seakan ku berjalan di balik awan kelabu
Yang ada hanya hitam
Yang ada hanya kelam
Aku melangkah dengan perasaan
Mengapa daku terlahir ke dunia ini?
Hanya menanggung beban duka dan derita
Pernah kusesali, namun, itu tiada arti
Kini aku sadari, semua itu suratan dari-Nya
(Tabahkan hatimu kasih.., tabahkan hatimu sayang)
Mengapa daku terlahir ke dunia ini?
Hanya menanggung beban duka dan derita
Pernah kusesali, namun, itu tiada arti
Kini aku sadari, semua itu suratan dari-Nya
Kini aku sadari, semua itu suratan dari-Nya
(Nur Rohim/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....